3 Perusahaan RI Pasok Makanan Siap Saji Selama Puncak Haji 2026

Tiga perusahaan Indonesia itu akan memasok makanan siap santap sebelum keberangkatan menuju Arafah dan setelah jemaah kembali dari Mina.  

Diterbitkan 17 Mei 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Mekah - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggandeng tiga perusahaan Indonesia untuk menyediakan makanan siap santap atau ready to eat (RTE) bagi jemaah haji Indonesia selama fase puncak ibadah haji 2026.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kemenhaj, Jaenal Effendi, mengatakan bahwa total, terdapat lima perusahaan yang terlibat dalam penyediaan konsumsi siap santap bagi jemaah haji Indonesia.

“Ada tiga perusahaan di Indonesia, kemudian di Saudi ini ada dua perusahaan,” kata dia pada tim Media Center Haji di Makkah, Jumat, 15 Mei 2026.

Tiga perusahaan Indonesia tersebut, yakni PT Halalan Thayyiban Indonesia, PT Indo Niaga Agro, dan PT Laukita Bersama Indonesia. Ketiganya akan memasok makanan siap santap ke hotel-hotel jemaah di Makkah sebelum keberangkatan menuju Arafah dan setelah jemaah kembali dari Mina.

Jaenal menjelaskan, perusahaan Indonesia itu telah memenuhi standar keamanan pangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, perusahaan juga mengantongi standar keamanan pangan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA).

Menurut dia, keterlibatan perusahaan Indonesia dilakukan untuk memastikan jemaah tetap mendapatkan makanan dengan cita rasa nusantara selama menjalani fase puncak haji.

“Kami memastikan makanan yang disediakan sesuai standar Indonesia dan standar Saudi,” ujarnya.

Perusahaan penyedia konsumsi akan mendistribusikan makanan siap santap pada 7 Dzulhijjah, 8 Dzulhijjah pagi, dan 13 Dzulhijjah 1447 H atau 24, 25, dan 30 Mei 2026.

Artinya, jemaah akan menerima makanan siap santap sebelum bergerak ke Arafah untuk menjalani wukuf dan kembali mendapat konsumsi setibanya di hotel usai menyelesaikan lontar jumrah di Mina.

 

Paket Makanan Dikirim ke Hotel

Kemenhaj menargetkan seluruh paket makanan sudah terkirim ke hotel jemaah pada 6 Dzulhijjah 1447 H atau 23 Mei 2026.

“Dari dapur akan didistribusikan ke seluruh hotel yang ada. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik sehingga jemaah bisa tenang dalam melakukan ibadah,” kata Jaenal.

Sementara itu, konsumsi jemaah selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) akan disiapkan oleh syarikah atau perusahaan layanan haji Arab Saudi, yakni Rakeen Mashariq dan Albait Guest.

Penyediaan makanan oleh syarikah berlangsung mulai 8 Dzulhijjah siang hingga 13 Dzulhijjah pagi, bersamaan dengan pelaksanaan rangkaian puncak ibadah haji.

Rangkaian puncak haji 2026 dimulai pada 8 Dzulhijjah 1447 H atau Senin, 25 Mei 2026, saat jemaah mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah untuk menjalani wukuf. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6