30 Ribu Koperasi Merah Putih Ditargetkan Rampung 16 Agustus 2026

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga menuturkan, pemerintah merekrut 30 ribu manajer untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Diterbitkan 16 Mei 2026, 14:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menuturkan, 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) siap beroperasi penuh mulai Sabtu, (16/5/2026). Adapun pemerintah menargetkan 30 ribu KDMP beroperasi pada 16 Agustus 2026.

Ia menyampaikan hal itu saat peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2027.

“Sebanyak 1.061 koperasi telah siap dan beroperasi penuh diresmikan serentak hari ini, Jawa Timur 530 unit tersebar di 7 kabupaten, dan di Jawa Tengah 531 unit di 8 kabupaten,” ujar Zulkifli Hasan.

Adapun 30 ribu KDMP ditargetkan dapat beroperasi penuh pada 16 Agustus 2026. “Pemerintah targetkan 30 rinu unit KDMP selesai dibangun dan operasi penuh hingga 16 Agustus mendatang,” kata dia.

Zulkifli Hasan menuturkan, 9.294 KDMP telah dibangun dan rampung. “Hari ini 9.294 yang bangun fisik telah rampung KDMP. Tiap hari bertambah. Satu hari 150-200,” kata dia.

Untuk mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sebanyak 30 ribu manajer KDMP.

“Pemerintah siapkan SDM saat ini sedang dilakukan rekrutmen 30 ribu manajer KDMP,sedang proses seleksi. 5.476 untuk koperasi nelayan merah putih. Mereka akan jadi motor penggerak koperasi,mengawasi distribusi pangan memastikan ekonomi kembali ke masyarakat desa,” ujar dia.

Zulkifli Hasan menuturkan, pembangunan koperasi ini bukan hanya pembangunan fisik tetapi memberikan keadilan ekonomi Indonesia.

“Bapak presiden tidak meresmikan gedung, tidak meresmikan jalan, yang bapak resmikan instrumen keadilan, keadilan ekonomi, keadilan bagi desa Indonesia,” ujar dia.

Ia menambahkan, semangat ini sejalan dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD), kekayaan sumber daya alami digunakan untuk kemakmuran rakyat.

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Desa Merah Putih Pekan Ini

Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan peluncuran operasional 1.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Dalam rencana, peluncuran ini akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026.

Ferry mengatakan rencana tersebut dibahas dalam rapat di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan, Wakil Panglima TNI, serta Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara.

Menurut dia, peluncuran operasional koperasi direncanakan berlangsung di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Namun lokasi tersebut masih bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. Ferry menjelaskan koperasi yang akan dioperasikan merupakan bagian dari ribuan Kopdes Merah Putih yang pembangunan fisiknya telah selesai sepenuhnya.

“Yang akan diluncurkan operasionalnya ini kurang lebih 1.000 koperasi dari sekitar 7.200 koperasi yang sudah selesai 100 persen pembangunan fisik, gudang, gerai, alat kelengkapannya,” ujarnya dikutip dari Antara, Senin (11/5/2026).

Selain 7.200 koperasi yang telah rampung dibangun, pemerintah juga mencatat masih ada sekitar 25 ribu koperasi lain yang saat ini dalam tahap pembangunan.

Pemerintah kini mulai memfokuskan perhatian pada aspek operasional agar koperasi dapat segera berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

 

Pemerintah Targetkan Kopdes Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Ferry menegaskan Kopdes Merah Putih tidak hanya dirancang sebagai lembaga ekonomi semata, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat desa.

Menurut dia, koperasi tersebut nantinya akan menjadi salah satu instrumen penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung distribusi kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Meski baru 1.000 koperasi yang akan mulai beroperasi dalam tahap awal, Ferry memastikan program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap.

“Enggak, kan ini bertahap,” katanya saat menjawab pertanyaan terkait kemungkinan mundurnya target operasional koperasi.

Pemerintah juga terus mempercepat pembangunan koperasi lain yang masih dalam proses pengerjaan agar jumlah Kopdes Merah Putih dapat terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat perekonomian desa melalui koperasi modern yang dilengkapi fasilitas gudang, gerai usaha, dan sarana pendukung lainnya.

Dengan dukungan infrastruktur tersebut, koperasi diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses distribusi barang dan layanan di daerah.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6