Kementerian Keuangan Dukung Program Swasembada Energi hingga Listrik Desa

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bertemu membahas penguatan sinergi kebijakan antara Kemenkeu dan Kementerian ESDM.

Diterbitkan 14 Mei 2026, 18:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan bertemu dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Rabu, 13 Mei 2026.  Pada pertemuan itu, Purbaya dan Bahlil membahas penguatan sinergi kebijakan antara Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM, terutama terkait upaya meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), percepatan program swasembada energi listrik, serta pengembangan elektrifikasi desa.

Pada kesempatan itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen Kementerian Keuangan untuk mendukung berbagai langkah strategis Kementerian ESDM, khususnya kebijakan yang dinilai dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung,” ujar Menteri Keuangan Purbaya, dikutip dari situs resmi Kemenkeu, Kamis (14/5/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya mempererat sinergi lintas kementerian agar kebijakan fiskal dan sektor energi dapat berjalan searah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan optimisme terhadap kolaborasi yang terus terbangun antara kedua kementerian, khususnya dalam mendukung target pembangunan nasional di sektor energi dan penerimaan negara.

Bahlil menambahkan, pengelolaan dan penataan potensi pendapatan negara di sektor ESDM perlu dilakukan secara terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat sekaligus mendorong pembangunan nasional. 

“Satu hal, saya bersama Menteri Keuangan Purbaya adalah satu tim yang baik dalam rangka mengembangkan penataan kembali potensi pendapatan negara yang baik di sektor ESDM,” tambahnya.

Pertemuan kedua menteri tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat koordinasi antar kementerian guna mengoptimalkan penerimaan negara, memperluas pemerataan akses energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

 

Purbaya dan Bahlil Sepakat Tunda Kenaikan Royalti Tambang

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sepakat menunda kenaikan royalti dan bea keluar untuk komoditas hasil sektor pertambangan.

Hal ini terungkap usai Purbaya dan Bahlil melakukan pertemuan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (13/5/2026) pagi.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, keduanya telah memutuskan untuk menunda lonjakan tarif royalti dan bea keluar mineral, sembari menampung aspirasi dari pihak pelaku usaha.

"Untuk mendengarkan aspirasi, masih di-exercise terlebih dahulu. Sehingga ini nantinya akan positif bagi semua orang. Untuk penerimaan negara bagus, untuk iklim berusaha juga bagus," ujar Anggia di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (13/5/2026).

Sehingga, ia meluruskan kabar bahwa penyesuaian tarif royalti pertambangan belum akan diterapkan per Juni 2026.

"Di-pending. Tadi kedua Menteri sepakat untuk itu, kita lagi exercise dulu lah. Jadi kalau di media ada yang mempertentangkan statement itu, enggak bener," kata Anggia.

 

 

Purbaya Jumpai Bahlil

Adapun perjumpaan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia terjadi di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (13/5/2026) pagi.

Informasi seputar pertemuan Purbaya dan Bahlil tersebut turut diunggah oleh akun Instagram @melangkahdaritimur.id, Rabu (13/5/2026).

Dalam video yang beredar, Bahlil mengatakan bahwa dirinya bersama Purbaya berupaya untuk saling berkolaborasi dalam mendongkrak penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi.

"Saya bersama Pak Menteri Keuangan, kali ini akan pembahasan sinkronisasi program. Di dalamnya adalah bagaimana meningkatkan PNBP, tapi juga adalah bagaimana bisa mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa," ujarnya.

Bahlil pun berujar, pihaknya berada satu gerbong dengan Kementerian Keuangan untuk memperkuat tata kelola penerimaan negara.

"Satu hal bahwa saya bersama Pak Menteri Keuangan ini satu tim yang baik dalam rangka mengembangkan penataan kembali terhadap potensi pendapatan negara di sektor ESDM," ungkap dia.

Menimpali pernyataan tersebut, Purbaya mendukung penuh upaya Bahlil dan Kementerian ESDM dalam menggenjot pendapatan negara.

"Pada dasarnya, setiap upaya Pak Menteri ESDM untuk meningkatkan pendapatan, akan saya dukung, karena saya untung," kata Purbaya sembari tertawa kecil.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6