Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan seperti harga cabai rawit merah tembus Rp 78.500 per kilogram (kg) dan harga cabai rawit hijau sentuh Rp 37.350 per kg pada Kamis pagi, (14/5/2026) pukul 09.45 WIB. Sementara itu, harga telur ayam mencapai Rp 33.950 per kg.
Demikian ditunjukkan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI) dikutip dari Antara.
Selain harga cabai rawit merah dan telur ayam, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional yaitu bawang merah dibanderol Rp 57.250 per kg dan bawang putih Rp 44.000 per kg. PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp 62.350 per kg, cabai merah keriting Rp 48.150 per kg.
Advertisement
Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp16.050 per kg, beras kualitas bawah II Rp 15.550 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp 17.600 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp 17.100 per kg.
Lalu, beras kualitas super I di harga Rp 19.400 per kg, dan beras kualitas super II Rp 18.650 per kg.
Selanjutnya daging ayam ras segar Rp44.150 per kg, daging sapi kualitas I Rp151.900 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp145.450 per kg.
Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp23.750 per kg, gula pasir lokal Rp20.600 per kg.
Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp21.900 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp25.950 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.800 per liter.
Rupiah Tembus 17.400 per Dolar AS, Awas Harga Pangan hingga Elektronik Meroket
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
Sebelumnya, pengamat ekonomi Ibrahim Assu’aibi, menilai pelemahan rupiah yang telah menembus level Rp 17.400 per dolar Amerika Serikat mulai terasa langsung di kantong masyarakat.
Kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok hingga barang elektronik menjadi sinyal nyata bahwa tekanan eksternal kini merambat ke kehidupan sehari-hari.
Ia menilai, kombinasi gejolak global dan lonjakan harga minyak dunia menjadi pemicu utama lonjakan harga di dalam negeri. Kondisi ini diperparah dengan ketergantungan Indonesia terhadap barang impor.
"Nah, dampak terhadap masyarakat Indonesia gimana? Pada saat harga rupiah mengalami pelemahan, minyak mentah mengalami kenaikan, dampaknya cukup luar biasa. Kita lihat bahwa hari ini harga-harga semua mengalami kenaikan yang cukup signifikan," kata Ibrahim kepada Liputan6.com, Selasa (5/5/2026).
Seiring melemahnya nilai tukar, harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan signifikan. Produk berbasis impor seperti kedelai dan gandum menjadi yang paling terdampak karena transaksi menggunakan dolar AS.
"Kita melihat bahwa barang-barang impor, elektronik, pupuk, kemudian komoditas, kacang kedelai, kemudian gandum, ya inipun juga mengalami kenaikan. Harga plastik mengalami kenaikan dan ini dampaknya cukup luar biasa," ujarnya.
Â
Â
Advertisement
PMI Manufaktur Indonesia Merosot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4867040/original/013625100_1718711480-20240618-Pertumbuhan_Industri_Manufaktur-MER_5.jpg)
Di sisi lain, sektor manufaktur juga mulai tertekan. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) yang berada di bawah level 50 menunjukkan adanya kontraksi, yang menandakan aktivitas industri mengalami perlambatan akibat mahalnya bahan baku impor.
"Kita melihat sudah di bawah 50, artinya ini mengindikasikan bahwa impor-impor barang dari luar negeri mengalami tekanan karena harganya mahal kemudian barangnya tidak ada, sehingga membuat manufaktur di Indonesia mengalami penurunan. Nah ini dampaknya sudah terlihat," ujarnya.
Menurut Ibrahim, situasi ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik. Terlebih, kenaikan harga minyak dunia yang dipicu konflik di kawasan Selat Hormuz turut memperbesar tekanan inflasi.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236695/original/056230700_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257126/original/025840700_1781221894-AP26162777114808.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236697/original/069578600_1748516062-20250529-Harga_Pangan-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236694/original/012313000_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5285269/original/062663500_1752663313-20250716-Inflasi-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3422105/original/065512800_1617780066-20210407-Jelang_Ramadan__Harga_Bahan_Pangan_Stabil-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236699/original/071170200_1748516063-20250529-Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)