Prabowo di Perayaan May Day 2026: Saya Jadi Presiden Karena Dukungan Kaum Buruh

Presiden Prabowo Subianto mengungkap peran dari kelompok buruh dalam sambutannya saat perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Diterbitkan 01 Mei 2026, 09:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkap peran dari kelompok buruh. Menurutnya, bekat buruh pula, dia bisa menjadi pemimpin Republik Indonesia.

Hal tersebut diungkap Prabowo di awal sambutannya dalam perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Dia mulanya mengapresiasi undangan kaum buruh terhadapnya untuk ikut serta dalam perayaan tersebut.

"Ini kehormatan bagi saya, saya merasa kaum buruh selalu mendukung saya sekian kali," ungkap Prabowo dalam Perayaan May Day 2026, di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Berkat dukungan itu pula, Prabowo mengaku bisa berhasil menjadi Presiden Republik Indonesia. Dukungan serupa diberikan oleh kaum buruh, tani, hingga nelayan.

"Saya merasa jadi Presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja seluruh Indonesia," tegas dia.

Kepala Negara ini bertekad untuk memberikan kebijakan yang pro rakyat. "Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia dan terurama mereka yang hidupnya masih sulit," ujar Prabowo Subianto.

 

Bakal Ada Satgas PHK

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Pekerja. Pengumumannya disebut akan dilakukan pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Sekretaris Jenderak Kementerian Ketenagakerjaan, Cria Kuntadi belum bicara banyak ketika ditanya Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja tersebut. Dia meminta menunggu puncak Hari Buruh, 1 Mri 2026.

"Tunggu 1 Mei ya," kata Cris, ditemui di Kantor Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, di Jakarta, dikutip Kamis (20/4/2026).

 

Ikut May Day 2026

Diketahui, Kepala Negara dijadwalkan hadir dalam perayaan Hari Buruh di Monumen Nasional, 1 Mei 2026, besok. Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja dikabarkan menggantikan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) yang diusulkan sejak tahun lalu.

Cris mengaku tengah menyiapkan berbagai aspek. Termasuk pada susunan pengurus dalam Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja tersebut.

"Pokoknya kami sudah sedang siapkan semuanya, nanti gong-nya di 1 Mei. Sedang disiapkan (susunan pengurus)," kata Cris.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6