Liputan6.com, Jakarta - California kehilangan enam miliarder akibat rencana penerapan pajak kekayaan sebesar 5%. Namun, dampaknya sangat besar karena negara bagian itu berpotensi kehilangan pendapatan pajak hingga USD 27 miliar atau sekitar Rp 456 triliun (estimasi kurs Rp 16.925 per dolar AS).
Jumlah tersebut setara dengan hampir seperempat dari total target penerimaan pajak sebesar USD 100 miliar yang diharapkan dari kebijakan tersebut.
Dikutip dari Fortune, Rabu (18/3/2026), rencana pajak ini memicu kepanikan sejak diumumkan pada November lalu. Kebijakan tersebut mengusulkan pungutan satu kali sebesar 5% terhadap kekayaan bersih warga California yang memiliki aset minimal USD 1 miliar.
Advertisement
Gubernur California, Gavin Newsom, justru menjadi salah satu penentang utama kebijakan ini. Ia berjanji akan menghentikan penerapan pajak tersebut demi “melindungi” industri teknologi dan perekonomian negara bagian secara keseluruhan.
Menjelang tenggat waktu 1 Januari 2026, sejumlah tokoh kaya mulai meninggalkan California.
Deretan Miliarder yang Angkat Kaki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3584191/original/019352100_1632715653-Larry_Page.jpg)
Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, serta investor ventura Peter Thiel, memilih pindah ke Miami. Sementara itu, pengusaha pembiayaan mobil Don Hankey pindah ke Las Vegas.
Mantan CEO Uber, Travis Kalanick, juga dilaporkan pindah ke Texas pada Desember lalu. Sutradara Steven Spielberg bahkan tercatat menjadi penduduk New York sejak awal tahun, meski disebut telah lama berencana pindah untuk lebih dekat dengan keluarga.
Jumlah tersebut kemungkinan belum mencerminkan keseluruhan eksodus. CEO Meta, Mark Zuckerberg, juga dilaporkan meninggalkan California, meski tidak sebelum batas waktu yang ditentukan. Investor David Sacks turut pindah bersama perusahaannya ke Austin.
Jika dihitung, potensi pajak yang hilang sangat besar. Dari kekayaan Larry Page saja, California bisa memperoleh sekitar USD 13 miliar. Sementara dari Sergey Brin sekitar USD 12 miliar. Gabungan miliarder lain seperti Thiel, Kalanick, dan Hankey menyumbang potensi sekitar USD 1,7 miliar.
Advertisement
Perlawanan Miliarder dan Dampak Lebih Luas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
Hilangnya seperempat potensi penerimaan pajak menjadi pukulan besar bagi rencana kebijakan ini. Dana tersebut sebelumnya direncanakan untuk mendukung sektor kesehatan, pendidikan, dan bantuan pangan.
Sejumlah miliarder kini aktif melawan kebijakan tersebut, baik dari dalam maupun luar California. Upaya ini bahkan menjadi sinyal awal kemungkinan munculnya pajak kekayaan di negara bagian lain.
Sergey Brin dilaporkan menyumbang USD 20 juta untuk kelompok Building a Better California, yang menawarkan insentif kepada warga agar mendukung proposal tandingan.
Selain itu, dua komite aksi politik, Stop the Squeeze dan Golden State Promise, juga dibentuk untuk menggagalkan kebijakan pajak tersebut.
Fenomena ini juga memicu efek domino di negara bagian lain. Rhode Island mengusulkan kenaikan pajak bagi jutawan, sementara Washington telah menyetujui pajak 9,9% untuk pendapatan di atas USD 1 juta per tahun.
Ketimpangan Pajak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1536458/original/091157600_1489483635-Pajak6.jpg)
Anggota legislatif dari Seattle, Brianna Thomas, menyoroti ketimpangan pajak yang terjadi.
“Kita memiliki lebih banyak jutawan dan miliarder daripada sebelumnya, tetapi mereka secara efektif hanya membayar pajak 4%,” ujarnya.
“Sementara pekerja biasa membayar sekitar 11% dari pendapatan mereka, dan kelompok berpenghasilan rendah bahkan hingga 14%. Bukankah tidak adil jika yang memiliki paling banyak justru membayar paling sedikit?” tambahnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2021246/original/076241500_1521705616-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258590/original/064969600_1781372422-WhatsApp_Image_2026-06-14_at_00.06.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066207/original/065685300_1735200702-063_2188387322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1429423/original/034441000_1481124036-masayoshi-son-780x439.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3546287/original/014896100_1629449459-Warren.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4802285/original/054709400_1713186311-Sydney_Opera_House_diterangi_dengan_pita_hitam_untuk_korban_penikaman_di_mal-AP__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538900/original/000051400_1774582894-AP26086065219009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1639535/original/088370600_1499173244-asdwdefcgf.jpg)