Tukar Uang Baru untuk Lebaran 2026, BI Ingatkan Hal Ini

Bank Indonesia (BI) bersama perbankan menyediakan layanan tukar uang untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat.

Diterbitkan 11 Maret 2026, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat supaya melakukan penukaran uang melalui layanan resmi BI dan perbankan. Hal ini agar saat tukar uang terjamin keasliannya, tepat jumlahnya hingga terjaga keamanannya. Imbauan ini seiring permintaan penukaran uang rupiah yang meningkat dalam rangka Lebaran 2026. Selain itu, hal ini juga merespons maraknya fenomena jasa penukaran uang di jalanan.

"Sehubungan dengan fenomena tersebut, Bank Indonesia terus mengupayakan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, termasuk memperluas layanan penukaran uang tunai melalui kas keliling di berbagai lokasi, termasuk di lokasi yang memiliki minat tinggi terhadap layanan tersebut,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Jumat, 6 Maret 2926, dikutip dari Antara, Rabu (11/3/2026).

BI bersama perbankan menyediakan layanan penukaran uang rupiah untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat saat Ramadan dan Lebaran 2026.

BI menyelenggarakan Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026 yang berlangsung dari 13 Februari-15 Maret 2026. Lewat program itu, BI menyiapkan uang tunai dengan kondisi layak edar Rp 185,6 triliun. Dari jumlah itu, Rp 177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan termasuk penarikan tunai lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan kantor cabang perbankan.

Pada tahun ini, BI menyiapkan Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran uang dengan nominal sebesar Rp5,3 juta per paket. Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan oleh BI dan perbankan seluruh Indonesia.

Layanan penukaran uang dapat diakses melalui berbagai kanal, antara lain kas keliling, kantor bank umum, serta layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat.

 

 

Pemesanan Penukaran Uang

Pemesanan penukaran dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR pada halaman pintar.bi.go.id. Melalui aplikasi PINTAR, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan.

"Bank Indonesia mengapresiasi tingginya animo masyarakat yang tercermin dari cepatnya penyerapan kuota pemesanan penukaran di seluruh wilayah Indonesia melalui Aplikasi PINTAR," ujar dia.

Hingga saat ini, lebih dari satu juta penukar di seluruh wilayah Indonesia telah mendapatkan jadwal penukaran uang melalui Aplikasi PINTAR,” kata Ramdan.

Ia menambahkan, BI terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan perbankan guna memastikan distribusi uang rupiah berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Selain pada titik layanan penukaran uang SERAMBI 2026, nasabah perbankan juga dapat menghubungi kantor bank terdekat untuk layanan penukaran uang sesuai dengan kebijakan bank masing-masing,” ujar Ramdan.

 

Melakukan Edukasi

BI memastikan, pihaknya senantiasa melakukan edukasi kepada masyarakat untuk dapat mengenali, dan merawat rupiah melalui edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah baik melalui platform secara offline maupun online.

Bank sentral mengimbau masyarakat untuk memastikan keaslian uang rupiah kertas. Salah satu cara yang mudah dilakukan adalah dengan menerapkan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang) maupun menggunakan alat bantu sederhana seperti lampu UV dan kaca pembesar.

Di samping itu, BI juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang rupiah dengan baik guna memudahkan pengenalan keasliannya, antara lain dengan menerapkan perilaku “5 Jangan” pada uang yaitu jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas dan jangan dibasahi.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6