10 Pulau Milik Miliarder Dunia, dari Hawaii hingga Karibia

Intip 10 pulau milik miliarder dunia, lengkap dengan resort mewah dan fasilitas eksklusif.

Diterbitkan 27 Februari 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah harga properti yang terus melambung, segelintir miliarder dunia membawa konsep kepemilikan aset ke level yang jauh lebih tinggi: membeli satu pulau secara utuh.

Bagi mereka, hunian tepi pantai bukan lagi sekadar vila mewah, melainkan wilayah eksklusif lengkap dengan resor privat, landasan udara, hingga sistem energi terbarukan.

Pulau-pulau pribadi ini tersebar di berbagai belahan dunia, mulai dari Hawaii, Bahama, Kepulauan Virgin, hingga Fiji dan Australia. Nilai investasinya pun fantastis, mencapai puluhan hingga ratusan juta dolar AS.

Namun, di balik kemewahan tersebut, sejumlah pemilik juga menjadikan pulau mereka sebagai laboratorium keberlanjutan dan proyek ramah lingkungan.

Dari pendiri perusahaan teknologi hingga taipan media dan investor global, masing-masing miliarder memiliki visi berbeda dalam mengelola “kerajaan kecil” mereka.

Berikut deretan pulau milik miliarder dunia dan kisah menarik di balik kepemilikannya dikutip dari aol.com, Jumat (26/2/2026):

 

 Lānaʻi, Hawaii – Milik Larry Ellison

Beberapa miliarder dunia membawa konsep hunian tepi pantai ke level berikutnya: membeli satu pulau utuh. Salah satunya adalah Lānaʻi di Hawaii yang sebagian besar dimiliki pendiri Oracle, Larry Ellison.

Pada 2012, Ellison membeli 98% wilayah Lānaʻi dengan nilai sekitar USD 300 juta. Pulau seluas kurang lebih 90.000 acre ini sebelumnya memiliki dua resor besar dan dihuni sekitar 3.000 penduduk.

Alih-alih menjadikannya sekadar tempat liburan eksklusif, Ellison mengembangkan Lānaʻi sebagai laboratorium teknologi berkelanjutan. Pulau ini menjadi lokasi uji coba energi bersih, pertanian organik, dan konsep kota pintar berbasis teknologi.

 

Musha Cay, Bahama – Milik David Copperfield

Musha Cay terlihat seperti kartu pos tropis, tetapi pulau ini berfungsi layaknya panggung pertunjukan. Pesulap ternama David Copperfield membelinya pada 2006 dengan harga sekitar USD 50 juta, termasuk 10 pulau kecil di sekitarnya.

Tamu yang datang tiba menggunakan pesawat pribadi dan menginap di vila eksklusif rancangan khusus. Bahkan, tersedia permainan berburu harta karun ala pertunjukan sulap.

 

Necker Island, British Virgin Islands – Milik Richard Branson

Richard Branson membeli Necker Island pada 1979 seharga sekitar USD 180.000. Kini nilainya diperkirakan mendekati USD 100 juta setelah renovasi besar-besaran.

Pulau ini beroperasi sebagai eco-resort mewah berbasis energi terbarukan. Tamu dapat bertemu flamingo hingga menghadiri pernikahan selebritas, dengan dukungan lebih dari 60 staf penuh waktu.

 

Bell Island, Bahama – Milik Aga Khan IV

Bell Island seluas 349 acre dibeli Aga Khan IV pada 2009 seharga sekitar USD 100 juta. Terletak di kepulauan Exumas, harga per acre pulau ini bahkan menyaingi properti premium Manhattan.

Dermaga pribadi dan lokasinya yang strategis membuat nilainya hampir 87 kali lipat lebih mahal per acre dibanding Lānaʻi.

 

Laucala Island, Fiji – Milik Dietrich Mateschitz

Pulau seluas 3.500 acre ini dibeli pada 2003 sekitar USD 10 juta oleh pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz (kini dikelola oleh pihak estate). Laucala dikembangkan menjadi resor privat dengan vila terapung, lapangan golf, landasan udara pribadi, dan lokasi memancing laut dalam.

Pulau ini mengedepankan prinsip keberlanjutan dan hanya menerima tamu undangan.

 

Dunk Island, Australia – Milik Mike Cannon-Brookes

Mike Cannon-Brookes membeli Dunk Island di Queensland pada 2022 bersama istrinya, Annie. Pulau seluas 970 acre ini sebelumnya beroperasi sebagai resor.

Pasangan tersebut berencana mengembangkan kembali pulau ini menjadi destinasi eco-luxury, sejalan dengan komitmen mereka terhadap investasi energi terbarukan.

 

Hans Lollik Islands, US Virgin Islands – Milik Larry Page

Larry Page memiliki koleksi pulau, termasuk Hans Lollik Islands yang dibeli pada 2010-an sekitar USD 23 juta. Pulau ini sangat privat tanpa akses feri umum dan dikelilingi terumbu karang.

 

Great & Little St. James, US Virgin Islands – Milik Stephen Deckoff

Pada 2023, Stephen Deckoff membeli dua pulau ini seharga USD 60 juta. Pulau tersebut sebelumnya dimiliki Jeffrey Epstein. Deckoff berencana mengembangkan kawasan tersebut menjadi resor mewah privat.

 

James Island, Kanada – Milik Craig McCaw

Dibeli pada 1994 seharga USD 19 juta, James Island seluas 780 acre kini dilengkapi lapangan golf rancangan Jack Nicklaus, rumah utama seluas 5.000 kaki persegi, landasan udara pribadi, serta enam cottage tamu. Pulau ini juga menerapkan larangan merokok di seluruh wilayahnya.

 

Sampson Cay, Bahama – Milik John Malone

John Malone memiliki Sampson Cay seluas 31 acre di Bahama. Meski kecil, pulau ini memiliki marina dan fasilitas resor. Sejak 2013, kawasan ini ditutup untuk umum dan difungsikan sebagai tempat peristirahatan pribadi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6