KRL Commuter Line Layani 400 Juta Pengguna pada 2025

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi menuturkan, pertumbuhan volume pengguna KRL Commuter Line terjadi di seluruh area layanan.

Diterbitkan 27 Januari 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatatkan total volume pengguna KRL Commuter Line sebanyak 400,99 juta orang secara nasional sepanjang 2025. Angka pengguna KRL ini menunjukkan peningkatan sebesar 7,08 persen dibandingkan capaian 2024 yang tercatat sebanyak 374,48 juta orang. 

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi, memaparkan, pertumbuhan volume pengguna terjadi di seluruh area layanan. Di Jabodetabek, berdasarkan data yang dibukukan volume pengguna mencapai 349,31 juta orang. Untuk Area 1 Merak melayani 4,46 juta orang, dan 2,34 juta orang untuk pengguna Commuter Line Basoetta. 

Sedangkan di Area II Bandung, data menyebutkan sebanyak 18,72 juta orang, Wilayah VI Yogyakarta mencatat 10,13 juta orang, dan Wilayah VIII Surabaya di angka 16,01 juta orang. 

"Tahun 2025 menjadi momentum penguatan konektivitas. Kami mengoperasikan total 1.294 perjalanan setiap harinya untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar," ujar Purnomo dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).

Rincian perjalanan tersebut mencakup 1.065 perjalanan di Jabodetabek, 14 perjalanan di Area Merak, dan 70 perjalanan di Commuter Line Basoetta. Untuk Area II Bandung sendiri mengoperasikan 58 perjalanan, Area VI Yogyakarta dengan 37 perjalanan, dan 50 perjalanan di Area VIII Surabaya.

Ketepatan Waktu 98-99 Persen

KAI Commuter juga membukukan tingkat ketepatan waktu, atau On Time Performance (OTP) yang konsisten di 2025. Yakni di angka 99,3 persen untuk ketepatan keberangkatan, dan 98,8 persen untuk ketepatan kedatangan.

Khusus di Jabodetabek, KAI Commuter mencatatkan Bogor Line menjadi rute tertinggi dalam mobilisasi sebanyak 153,53 juta orang. Disusul oleh Cikarang Line dengan total 85,93 juta orang. 

Sementara Stasiun Manggarai menjadi stasiun transit terpadat dengan total pengguna 57,51 juta orang, diikuti Stasiun Tanah Abang sebanyak 44,06 juta orang. 

 

 

Reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg

Purnomo menyampaikan, pihaknya juga melakukan reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg. Usai dioperasikan kembali pada akhir 2024 lalu, stasiun ini dinilai memberi dampak signifikan bagi masyarakat sekitar yang mencakup dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

"Hal ini tergambar dari hasil survei dan penelitian terkait perubahan sosial, ekonomi, dan tata lingkungan masyarakat usai satu tahun reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg yang dilakukan KAI Commuter bersama mitra peneliti," imbuh Purnomo.

Itu tergambar dengan munculnya banyak pelaku UMKM baru di sekitar stasiun, serta peningkatan harga tanah dan nilai properti menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. 

"Secara sosial, keberadaan stasiun mengubah perilaku mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, hadirnya Stasiun Pondok Rajeg berhasil memperbaiki tata lingkungan secara visual dan fungsional bagi warga sekitar," tuturnya. 

 

KAI Commuter Operasikan 2 KRL Baru Made in Indonesia untuk Rute Bogor

Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mengoperasikan dua rangkaian (trainset) KRL baru yang diproduksi oleh PT INKA (Persero), untuk layanan KRL Commuter Line Jabodetabek lintas Bogor mulai Selasa, 16 Desember 2025.

Dengan nomor seri CLI-225 ini, KRL baru buatan dalam negeri ini telah selesai sertifikasi keselamatan dan kelayakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Direktur Utama KAI Commuter Mochamad Purnomosidi menyampaikan, pengoperasian sarana KRL baru ini dilakukan setelah sertifikasi kelayakan dan keselamatan diperoleh dari Kemenhub.

Sertifikasi ini didapat setelah menjalani proses uji coba dinamis sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri oleh DJKA.

"Mulai Selasa, 16 Desember 2025 KAI Commuter mulai melaksanakan pengoperasian secara reguler sarana KRL baru CLI-225 produksi PT INKA pada lintas Bogor," jelas Purnomosidi, Selasa (16/12/2025).

Layani 8 Perjalanan per Hari

Pada pengoperasian Sarana KRL baru tersebut di tahap awal akan dioperasikan pada trainset (TS) loop 20 dan TS loop 22 relasi Depok/Bogor-Manggarai/Jakarta Kota.

"Total sebanyak 8 perjalanan per harinya akan dilayani dengan Sarana KRL CLI-225 pada lintas tersebut," imbuh Purnomosidi.

Dengan penambahan ini, KAI Commuter kini total mengelola sebanyak 100 rangkaian KRL dengan sebanyak 1.064 unit kereta tiap harinya. Jumlah tersebut untuk memenuhi jadwal perjalanan sebanyak 1.063 perjalanan di seluruh lintas layanan.

Nomor seri KRL CLI-225 ini sendiri lanjutan penomoran seri dari pengoperasian sarana KRL baru sebelumnya yaitu CLI-125. CLI sendiri merupakan akronim dari Commuter Line Indonesia, sedangkan angka 1 atau 2 menunjukkan sarana KRL baru generasi pertama dan generasi kedua yang dimiliki KAI Commuter, dan angka 25 merupakan tahun pabrikasi sarana KRL tersebut.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6