Cuma Naik Tipis, Harga Emas Antam Cetak Rekor Termahal Lagi Hari Ini 20 Januari 2026

Berikut daftar harga emas Antam Selasa, 20 Januari 2026 untuk pengambilan di gedung Antam.

Diterbitkan 20 Januari 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam hari ini, Selasa (20/1/2026) mencetak rekor tertinggi baru. Harga emas Antam hari ini naik tipis Rp 2.000 menjadi Rp 2.705.000.

Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, harga emas antam naik Rp 40.000 ditetapkan Rp 2.703.000 per gram.

Untuk harga buyback emas Antam dipatok Rp 2.546.000. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.545.000 gram.

Untuk diketahui sebelumnya rekor tertinggi harga emas Antam dicetak pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026. Harga emas Antam di angka Rp 2.703.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam Rp 2.545.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam Selasa, 20 Januari 2026 untuk pengambilan di gedung Antam:

  • ‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.402.500.
  • ‎- ⁠Harga emas 1 gram: Rp2.705.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp5.350.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp8.000.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp13.300.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp26.545.000.
  • ‎- Harga emas 25 gram: Rp66.237.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp132.395.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp264.712.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 250 gram: Rp661.515.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.322.820.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.645.600.000.

 

 

Harga Emas dan Harga Perak Hari Ini 20 Januari 2026 Kompak Cetak Rekor Termahal Lagi

Sebelumnya, harga emas dan harga perak mencapai rekor tertinggi baru pada hari Senin (Selasa waktu Jakarta), karena investor berbondong-bondong ke aset safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan pada negara-negara Eropa terkait perebutan kendali atas Greenland.

Dikutip dari CNBC, Selasa, (20/1/2026), harga emas naik 1,5% menjadi USD 4.663,37 per ons, setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di USD 4.689,39. Sedangkan harga emas AS untuk pengiriman bulan Februari, harga naik 1,6% menjadi USD 4.669,90 per ons.

Pada hari Sabtu, Trump bersumpah untuk menerapkan gelombang peningkatan tarif pada sekutu Eropa hingga Amerika Serikat diizinkan untuk membeli Greenland, yang memicu eskalasi perselisihan mengenai masa depan pulau Arktik Denmark yang luas itu.

Para duta besar Uni Eropa mencapai kesepakatan luas pada hari Minggu untuk mengintensifkan upaya membujuk Trump agar tidak memberlakukan tarif pada sekutu Eropa, sekaligus mempersiapkan langkah-langkah pembalasan jika bea masuk tersebut tetap diberlakukan.

“Ketegangan geopolitik telah memberi para pelaku pasar emas alasan lain untuk mendorong harga logam mulia ini ke level tertinggi baru,” kata Analis Senior StoneX, Matt Simpson.

“Dengan Trump yang memberlakukan tarif, jelas bahwa ancamannya terhadap Greenland itu nyata, dan kita bisa selangkah lebih dekat menuju berakhirnya NATO dan ketidakseimbangan politik di Eropa," kata dia.

Kontrak berjangka saham AS dan dolar AS merosot karena ancaman tarif terbaru Trump meningkatkan selera investor terhadap emas, yen, dan franc Swiss sebagai aset aman, dalam pergerakan penghindaran risiko yang luas di seluruh pasar.

 

Lonjakan Harga Emas dan Perak

Emas yang tidak memberikan imbal hasil berkembang pesat dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama ketidakpastian ekonomi. Harga perak dan harga emas naik 3,3% menjadi USD 92,93 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi USD 94,08.

“Mengenai perak, narasi jangka menengah tetap konstruktif, didukung oleh defisit fisik yang terus berlanjut, permintaan industri yang tangguh, dan permintaan sebagai aset safe-haven,” kata Christopher Wong, seorang ahli strategi di OCBC.

“Namun, laju perpanjangan baru-baru ini mungkin memerlukan kehati-hatian taktis dalam jangka pendek,” kata Wong.

Dia mencatat bahwa rasio emas-perak menurun tajam dari titik tertinggi mendekati 105 pada akhir tahun 2025 menjadi sekitar 50-an, yang menandakan kinerja perak yang luar biasa dibandingkan emas.

Pada logam mulia lainnya, harga spot platinum Harga emas naik 0,9% menjadi $2.348,32 per ons, sementara paladium  naik 0,5% menjadi $1.808,46 per ons. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6