Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia akan membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru khususnya sektor tekstil. Seiring rencana itu, pemerintah menyiapkan pendanaan USD 6 miliar melalui BPI Danantara.
Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Bidang Perekonomian) Airlangga Hartarto saat acara Indonesian Business Council (IBC) Business Outlook 2026, Rabu, 14 Januari 2026, dikutip dari Antara, Kamis (15/1/2026).
Adapun rencana itu merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto saat rapat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 11 Januari 2026 lalu.
Advertisement
Alasannya, industri tekstil dan garmen dinilai menjadi garda terdepan dalam menghadapi risiko kebijakan tarif AS.
"Bapak Presiden mengingatkan kita pernah mempunyai BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali, sehingga pendanaan 6 miliar (dolar AS) nanti akan disiapkan oleh Danantara," kata Airlangga dalam acara Indonesian Business Council (IBC) Business Outlook 2026 di Jakarta, Rabu.
Ia menerangkan dari hasil studi yang telah rampung, rencana itu bakal dilanjutkan dengan penyusunan peta jalan (roadmap) penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT).
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah menyiapkan pendanaan sebesar USD 6 miliar melalui BPI Danantara.
Dana tersebut diarahkan untuk pengadaan barang modal, penerapan teknologi baru, hingga peningkatan ekspor di sektor tekstil.
"Oleh karena itu sudah dibuat roadmap bagaimana meningkatkan ekspor kita yang dari USD 4 miliar, bisa naik ke 40 miliar (dolar AS) dalam 10 tahun l, dan bagaimana pendalaman dari value chain daripada industri tekstil," tutur dia.
Dalam hal ini, Menko mengakui saat ini masih ada kelemahan pada rantai nilai (value chain) tekstil, terutama pada produksi benang, kain, dyeing, printing, dan finishing.
BUMN Tekstil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433536/original/075673200_1764847742-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian__Airlangga_Hartarto_ikut_membagikan_bantuan_langsung_tunai_Kesejahteraan_Rakyat__BLT_Kesra_..jpg)
Dengan adanya pembentukan BUMN tekstil baru, diharapkan bjsa mendorong modernisasi dan pendalaman industri di sektor tersebut.
Selain tekstil, pemerintah juga berencana memperkuat sektor elektronik, khususnya semikonduktor yang dinilai masih menjadi celah besar dalam industri nasional.
Investasi awal di sektor ini diperkirakan mencapai USD 120-250 juta dan dapat ditingkatkan hingga USD 1 miliar.
"Kita ingin menghidupkan kembali sektor semikonduktor dan Bapak Presiden mengarahkan untuk juga dilakukan investasi di sini, dan pemerintah juga menyiapkan dana untuk itu dan ini menjadi prioritas agar kita bisa defensif terhadap perang tarif yang ada sekarang," kata dia.
Advertisement
Bangkitkan Industri Tekstil, Pemerintah Siap Guyur Rp 101 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1019880/original/024638800_1444741706-20151013-Aktivitas-Pekerja-Tekstil-Garmen-Jakarta-05.jpg)
Sebelumnya, Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar USD 6 miliar atau sekitar Rp 101 triliun (kurs 16.871 per dolar AS). Hal ini guna mendukung modernisasi teknologi di industri tekstil dalam negeri.
Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan sektor padat karya yang menjadi sumber penghidupan jutaan pekerja, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di tengah ketatnya kompetisi global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pertemuan di Hambalang. Pemerintah berkomitmen memastikan industri berbasis padat karya tetap menjadi pondasi utama perekonomian Indonesia.
“Dan kemarin di Hambalang pada hari Minggu Bapak Presiden Prabowo menyiapkan untuk mempertahankan yang labor intensive base, pemerintah akan menyiapkan dana sekitar 6 billion itu untuk menjaga agar teknologinya tetap bersaing dan investment-nya tetap berjalan terutama produk textile,” ujar Airlangga dalam acara Kadin, Selasa (13/1/2026).
Airlangga menjelaskan, sektor tekstil memiliki posisi penting karena saat ini mampu menyerap sekitar 5 juta tenaga kerja. Jumlah tersebut dinilai masih dapat bertambah seiring peningkatan adopsi teknologi serta terjaganya iklim investasi yang sehat.
“Karena itu mempekerjakan 5 juta tenaga kerja yang tetap punya potensi naik sampai 7 juta tenaga kerja,” katanya.
Prospek Industri Tekstil
Ia juga menilai prospek industri tekstil masih sangat menjanjikan dalam jangka panjang.
Permintaan global terhadap produk sandang diperkirakan akan terus berlanjut, mengingat kebutuhan dasar masyarakat dunia yang tidak akan berkurang.
Selain sektor tekstil, Airlangga turut menyoroti industri alas kaki yang dinilainya relatif stabil dan minim risiko penurunan permintaan.
Kebutuhan akan produk tersebut diyakini akan terus ada seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dunia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427942/original/088106400_1764463850-IMG_8736.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316292/original/041946800_1755231248-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323913/original/073539900_1786680755-pid5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323877/original/079464900_1786678408-prabowo_sidang_tahunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972284/original/035160900_1574218221-DJI_0146.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323879/original/088596300_1786678586-Prabowo_sidang_tahunan_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323899/original/074539400_1786680228-BUMN_prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556066/original/049467400_1776230606-Graha_Niaga_2.jpg)