Top 3: Tolak Uang Tunai Rupiah Langgar Undang-Undang!

Berikut ini tiga artikel terpopuler atau top 3 di kanal bisnis Liputan6.com pada Senin 22 Desember 2025.

Diterbitkan 22 Desember 2025, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Baru-baru ini media sosial diramaikan oleh beredarnya potongan video yang memperlihatkan seorang pria meluapkan kemarahannya setelah seorang lanjut usia diduga tidak dapat bertransaksi tunai menggunakan rupiah di salah satu gerai makanan.

BI menjelaskan bahwa ketentuan mengenai kewajiban menerima rupiah telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Artikel mengenai penolakan pembayaran menggunakan uang tunai rupiah ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Senin 22 Desember 2025:

1. Viral Lansia Ditolak saat Bayar Tunai, BI: Menolak Rupiah Melanggar Undang-Undang!

Baru-baru ini media sosial diramaikan oleh beredarnya potongan video yang memperlihatkan seorang pria meluapkan kemarahannya setelah seorang lanjut usia diduga tidak dapat bertransaksi tunai menggunakan rupiah di salah satu gerai Roti’O.

Pembayaran di gerai tersebut menggunakan metode pembayaran non-tunai atau cashless.

Terkait kejadian ini, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa penolakan terhadap rupiah dalam transaksi pembayaran bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Simak berita selengkapnya di sini

 

2. Bayar Bonus Atlet Peraih Medali Emas SEA Games 2025, Prabowo Rogoh Kocek Segini

Ajang SEA Games 2025 Thailand resmi berakhir setelah rangkaian upacara penutupan digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Sabtu (20/12/2025). Perhelatan olahraga multicabang Asia Tenggara yang berlangsung sejak 9 Desember itu menorehkan catatan manis bagi kontingen Indonesia.

Indonesia menutup SEA Games 2025 sebagai runner-up dengan raihan total 333 medali, terdiri dari 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Capaian 91 medali emas ini bukan hanya melampaui target awal sebanyak 80 emas, tetapi juga menjadi prestasi bersejarah setelah 32 tahun.

Simak berita selengkapnya di sini

 

3. Harga Emas Berpeluang Lanjut Naik, Ini Proyeksi Dupoin Futures

Harga emas dunia atau XAU/USD memasuki fase pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan menguat secara moderat. Kondisi ini terjadi seiring pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) serta berbagai dinamika global menjelang akhir tahun.

Sentimen terhadap harga emas saat ini masih ditopang ekspektasi bahwa suku bunga acuan berpotensi kembali turun. Di saat yang sama, pergerakan Dolar AS diperkirakan cenderung melemah atau bergerak terbatas.

Simak berita selengkapnya di sini

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6