Liputan6.com, Jakarta - Hana Bank Indonesia mencatatkan kinerja positif sepanjang semester 1 2025. Pencapaian kinerja Hana Bank Indonesia bahkan melampaui target yang sebelumnya telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rencana bisnis bank.
Hal ini disampaikan oleh Chief Personal Banking Officer Hana Bank, Stefan Lukito, dalam acara Media Gathering yang dilaksanakan pada Selasa (30/9/2025).
Ia menuturkan, hasil yang dicapai Hana Bank tidak hanya sesuai ekspektasi, tetapi justru jauh lebih tinggi hingga Juni 2025.
Advertisement
“Puji syukur kami bisa sampaikan bahwa kami overachieve dari semua pertumbuhan dibandingkan dengan semester 1 tahun sebelumnya,” ujar Stefan.
Dalam rencana bisnis yang disampaikan, Hana Bank sebelumnya menargetkan sejumlah angka. Pertumbuhan aset ditargetkan sebesar 4,8%, dana pihak ketiga 4%, kredit 7,76%, serta laba bersih di angka yang cukup agresif yakni 15,66%.
Namun, hasil dari realisasi kinerja yang terwujud hingga akhir Juni 2025 mencatatkan angka yang lebih tinggi dari target capaian.
Pertumbuhan aset meningkat hingga 8,18%, dana pihak ketiga meningkat hingga 8,8%, kredit tumbuh hingga 9,8%, sementara pertumbuhan laba bersih melonjak hingga 27%.
Stefan menegaskan, pertumbuhan laba bersih yang tinggi tersebut tidak hanya datang dari pendapatan bunga.
Ia menilai, terdapat kombinasi strategi lain yang diterapkan Hana Bank sehingga menghasilkan laba bersih signifikan.
"Pendapatan bunga bersih 3% pertumbuhannya. Dan laba bersih sendiri, jadi laba bersih yang sudah dipotong dengan seluruh biaya-biaya itu pertumbuhannya lebih signifikan, 27%," ujar dia.
Strategi Hana Bank Menghadapi Tantangan Industri Perbankan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4810659/original/062041700_1713877527-Hana_Bank_HO_Indonesia.jpg)
Stefan menuturkan, kondisi industri perbankan saat ini memang penuh dengan tantangan, terutama terkait persaingan menjaga margin bunga bersih atau net interest margin
Selain itu, mahalnya pendanaan yang didapatkan tidak diiringi dengan peningkatan sisi rate kredit yang diberikan.
Dalam menghadapi tekanan tersebut, Hana Bank menyiapkan strategi multi-level yang berfokus pada diversifikasi pendapatan dan efisiensi biaya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah peningkatan pendapatan berbasis biaya atau fee-based income.
Pendapatan ini didorong dari berbagai jalur, seperti layanan wealth management, transaksi valuta asing, hingga peran sebagai agen penjualan local currency dengan Korea Selatan.
Selain itu, Hana Bank juga memperkuat sisi efisiensi melalui renegosiasi vendor dan optimalisasi biaya pemasaran.
Setefan mengatakan bahwa upaya-upaya efisiensi tersebut memberikan dampak nyata pada penguatan profitabilitas.
"Kita preview secara berkala bapak-bapak ibu-ibu. Jadi seiring berjalannya waktu, banyak sekali efisiensi-efisiensi biaya yang kita lakukan. Baik itu dari sisi renegosiasi dengan vendor-vendor, pengurangan biaya-biaya yang bisa dioptimalisasikan,” ungkapnya.
Advertisement
NPL Hana Bank
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366479/original/070087800_1759230890-IMG_6619.jpeg)
Tak hanya berhasil meningkatkan pertumbuhan laba bersih, Hana Bank juga menjaga kualitas aset dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang sangat rendah.
Hingga akhir semester I 2025, NPL gross tercatat di angka 0,73% dengan NPL net hanya 0,26%.
"Jadi ini jauh lebih rendah dari industri-industri perbankan yang ada di Indonesia," ujar Stefan.
Secara keseluruhan, capaian yang melampaui target ini memperlihatkan bahwa strategi Hana Bank selama semester 1 berjalan dengan efektif.
Strategi Hana Bank tak hanya berfokus pada angka pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan pengelolaan risiko serta efisiensi biaya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3894565/original/073307600_1757416717-WhatsApp_Image_2025-09-09_at_18.13.13.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366478/original/080087500_1759230889-IMG_6627.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530163/original/006345300_1782462263-IMG-20260626-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985851/original/076163300_1649154109-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157992/original/006122100_1781012295-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4869298/original/087620500_1718880147-20240620-Bank_Indonesia-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257959/original/025188000_1781266663-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_17.29.12.jpeg)