Liputan6.com, Jakarta Lion Parcel meresmikan Lion Hub Halim di Jakarta Timur sebagai bagian dari ekspansi infrastruktur logistiknya. Meski pembangunan pusat distribusi ini diklaim strategis untuk pengiriman intra-Jawa, fokus pertumbuhan perusahaan justru disebut datang dari wilayah di luar pulau Jawa.
CEO Lion Parcel mengungkapkan bahwa hingga saat ini volume pengiriman masih didominasi oleh pasar domestik. Pengiriman internasional diakui masih kecil secara proporsinya daripada domestik, meskipun perusahaan membuka beberapa rute ke Asia Tenggara dan Timur, seperti Singapura, Kuala Lumpur, Taiwan, hingga Jepang.
Produk yang banyak dikirim, antara lain, berasal dari pelaku UMKM, termasuk furnitur dan kerajinan tangan. Meskipun pengiriman ke luar negeri membutuhkan biaya pengiriman, tetapi dari segi harga dan kualitas produksi lokal lebih unggul, sehingga menjadi faktor utama yang mendorong permintaan pengiriman internasional.
Advertisement
“Karena mungkin kan perbedaan harga dan kualitinya masih bagus kita punya. Dibandingkan dia beli di sana udah mahal dan harganya juga ini. Bahkan ditambah shipping cost-nya pun masih lebih bagus kirim dari sini,” ujar CEO Lion Parcel, Farian Kirana dalam sesi wawancara pada Peresmian Lion Hub Halim, pada Jumat, (8/8/2025).
Sasar Pertumbuhan Luar Jawa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5056517/original/071584300_1734522866-20241218-Jasa_Pengiriman_Paket-ANG_8.jpg)
Secara bisnis, Lion Parcel menyasar pertumbuhan dari kawasan-kawasan di luar Jawa, bahkan pertumbuhannya mencapai 40%, terutama di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Dirinya juga mengklaim bahwa peningkatan signifikan justru terjadi di wilayah-wilayah tersebut, seiring dengan meluasnya layanan e-commerce dan logistik retail.
“Makanya pertumbuhan 40% itu itu datang dari luar Jawa pertumbuhannya. Karena kalau cuman Jawa saya pikir semua udah banyak menggunakan moda-moda jarak.,” jelasnya.
Dari sisi strategi usaha, CEO Lion Parcel, Farian Kirana menyebut bahwa orientasi industri logistik kini mulai bergeser dari sekadar kompetisi harga ke arah kualitas layanan. Ia menilai, tren “bakar uang” yang dulu identik dengan perusahaan-perusahaan mulai ditinggalkan.
“Nah dari situ karena persaingannya bukan lagi di harga tapi udah balik ke arah quality service. Jadi itu yang at the end of the day yang memenangkan adalah yang mempunyai quality service yang baik,” ujarnya.
Advertisement
Tantangan Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5056512/original/070195600_1734522864-20241218-Jasa_Pengiriman_Paket-ANG_3.jpg)
Menurutnya, tantangan utama dalam dunia logistik bukan sekadar menjaga harga tetap kompetitif, melainkan memastikan performa pengiriman tetap terjaga. Terutama untuk layanan premium seperti pengiriman keesokan hari (next day service), risiko keterlambatan dinilai jauh lebih besar.
“Kita melihat kalau terutama yang kita perhatikan, kalau yang on time produk ekonomi kita yang mempunyai harga murah tapi SLA (Service Level Agreement) nya panjang itu sangat mudah. Tapi kita bisa mempertahankan on time performance yang bagus untuk produk-produk premium service kita” tambahnya.
Hal ini membuat perusahaan logistik harus selalu menjaga kinerja operasional dan kualitasnya. Terlebih di era digital seperti sekarang, di mana pengaruh sosial media sangat cepat, membuat logistik harus mempertahankan performanya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5310057/original/039398800_1754653205-8_Agt_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)