Harga Emas Antam Hari Ini 31 Juli 2025 Lebih Murah Rp 17.000, Siap Borong

Berikut daftar lengkap harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam pada perdagangan Kamis, (31/7/2025).

Diperbarui 31 Juli 2025, 08:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam anjlok pada perdagangan Kamis (31/7/2025) setelah naik tajam kemarin.

Mengutip laman logammulia.com, harga emas antam hari ini merosot Rp 17.000 per gram menjadi Rp 1.901.000 per gram dari sebelumnya Rp 1.918.000 per gram.

Pada perdagangan Rabu kemarin, harga emas Antam lebih mahal Rp 12.000 per gram.

Untuk harga jual kembali (buyback) emas Antam juga merosot. Harga buyback emas Antam susut Rp 18.000 menjadi Rp 1.746.000 per gram. Buyback ini artinya jika Anda menjual emas maka Antam akan membelinya di harga Rp 1.746.000 per gram.

Adapun harga tertinggi emas Antam tercatat pada 22 April 2025 sebesar Rp 2.016.000 per gram, dan harga buyback tertinggi di Rp 1.865.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga emas Antam hari ini di Gedung Antam Jakarta:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.000.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.901.000.
  • Harga emas 2 gram: Rp 3.746.000.
  • Harga emas 3 gram: Rp 5.599.000.
  • Harga emas 5 gram: Rp 9.309.000.
  • Harga emas 10 gram: Rp 18.540.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp 46.187.500.
  • Harga emas 50 gram: Rp 92.255.000.
  • Harga emas 100 gram: Rp 184.390.000.
  • Harga emas 250 gram: Rp 460.587.500.
  • Harga emas 500 gram: Rp 920.875.000.
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 1.841.600.000.

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas dunia melemah pada perdagangan Rabu. 30 Juli 2026. Koreksi harga emas terjadi setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan Juli 2025. Sementara itu, data ekonomi AS yang solid meningkatkan kemungkinan penundaan pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun.

Mengutip CNBC, Kamis (31/7/2025), harga emas spot turun 0,7% menjadi USD 3.301,82 per ounce. Harga emas berjangka AS terpangkas 0,9% menjadi USD 3.352,3.

Bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuan pada Rabu. The Fed menolak tekanan dari seruan berulang Presiden AS Donald Trump untuk memangkas suku bunga. Suku bunga the Fed tetap berada di kisaran 4,25%-4,5%.

Dalam konferensi pers Rabu sore, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan belum ada keputusan yang dibuat untuk September dan bahwa bank sentral harus menunggu dan melihat dampak tarif sebelum bertindak.

Analis WisdomTree, Nitesh Shah mencatat semakin keras pemerintah menyuarakan ketidaksukaannya terhadap kebijakan saat ini, semakin besar kemungkinan hal itu akan mendorong harga emas.

 

Data Ekonomi AS

Emas cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama periode ketidakpastian. Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan peningkatan jumlah tenaga kerja swasta AS lebih tinggi dari perkiraan pada Juli, meskipun tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja masih berlanjut.

Secara terpisah, laporan Departemen Perdagangan menunjukkan PDB kuartal kedua tumbuh 3%, melampaui perkiraan 2,4% dalam jajak pendapat Reuters.

"Rilis data yang baru saja dirilis terlihat cukup mendukung perekonomian. PDB merupakan kejutan positif. Begitu pula dengan penambahan pasar tenaga kerja. Jadi, keduanya menunjukkan bahwa The Fed dapat terus menunda pemotongan suku bunga," kata Shah.

Di sisi perdagangan, AS dan China sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata tarif 90 hari mereka setelah dua hari perundingan yang digambarkan sebagai perundingan konstruktif di Stockholm.

Di sisi lain, harga perak spot turun 1,6% menjadi USd 37,59 per ounce, platinum turun 3,3% menjadi USD 1.349,15, dan paladium turun 2,9% menjadi USD 1.222,75.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6