Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 28 Juli 2025

Berikut daftar lengkap harga emas perhiasan hari ini, 28 Juli 2025 serta perbandingan investasi emas baik batangan dan perhiasan.

Diterbitkan 28 Juli 2025, 10:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Emas perhiasan, selain sebagai aksesori, kini semakin dilirik sebagai instrumen investasi. Namun, tidak semua perhiasan emas cocok untuk tujuan jangka panjang. Pemilihan yang tepat menjadi kunci untuk memastikan nilai aset Anda tetap terjaga, bahkan meningkat pada masa depan.

Berbeda dengan emas batangan yang fokus pada kemurnian, investasi emas perhiasan menuntut pertimbangan lebih mendalam pada aspek kadar dan desain. Keputusan ini akan sangat memengaruhi nilai jual kembali serta potensi keuntungan yang bisa didapatkan. Oleh karena itu, penting bagi calon investor untuk memahami kriteria-kriteria penting sebelum membeli.

Selain itu, sebelum membeli emas perhiasan juga menarik untuk diketahui harga terbaru emas perhiasan pada awal pekan ini, Senin (28/7/2025). Berikut harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas:

Laku Emas 

  • 24K (99%) Rp 1.555.000 
  • 23K Rp 1.380.000 
  • 22K Rp 1.323.000 
  • 21K Rp 1.266.000 
  • 20K Rp 1.204.000 
  • 19K Rp 1.143.000 
  • 18K Rp 1.081.000 
  • 17K Rp 1.019.000 
  • 16K Rp 957.000 
  • 15K Rp 896.000 
  • 14K Rp 836.000 
  • 13K Rp 777.000 
  • 12K Rp 715.000 
  • 11K Rp 654.000 
  • 10K Rp 594.000 
  • 9K Rp 532.000. 

Raja Emas 

  • K24* Rp 1.680.000 
  • K24 Rp 1.570.000 
  • K23 Rp 1.391.000 
  • K22 Rp 1.330.000 
  • K21 Rp 1.270.000 
  • K20 Rp 1.209.000 
  • K19 Rp 1.148.000 
  • K18 Rp 1.090.000 
  • K17 Rp 1.028.000 
  • K16 Rp 967.000 
  • K15 Rp 908.000 
  • K14 Rp 838.000 
  • K13 Rp 786.000 
  • K12 Rp 727.000 
  • K11 Rp 666.000 
  • K10 Rp 605.000 
  • K9 Rp 545.000 
  • K8 Rp 485.000 
  • K7 Rp 424.000 
  • K6 Rp 364.000 
  • K5 Rp 304.000. 

 

Perhiasan sebagai Aksesoris

Perencana Keuangan Safir Senduk menuturkan, tidak semua perhiasan adalah emas, dan tidak semua emas cocok dijadikan perhiasan. Banyak perhiasan berlapis emas dan bahkan bukan emas sama sekali. Misalnya perak, kuningan, hingga logam campuran.

“Emas itu identiknya dengan logam mulia sebenarnya. Karena kalau mengidentikan emas dengan perhiasan, perhiasan itu enggak selalu emas. Banyak juga perhiasan yang bukan emas,” kata Safir kepada Liputan6.com, dikutip Senin, (28/7/2025).

Safir menilai, perhiasan hanya menarik sebagai aksesoris penampilan saja, bukan alat investasi yang ideal. Ada sejumlah alasannya. Pertama, perhiasan mengandung ongkos pembuatan. Semakin rumit desain perhiasan semakin mahal. Akan tetapi, saat perhiasan itu dijual kembali, ongkos itu hilang. Artinya sudah rugi di awal.

Selanjutnya tren dan model.Perhiasan yang dibeli saat ini mungkin tak lagi diminati beberapa tahun kemudian. Kemudian alasan berikutnya yakni kadar emas dalam perhiasan lebih rendah dibandingkan logam mulia batangan. Safir menyarankan masyarakat untuk mulai melirik logam mulia yang berbentuk batangan sebagai pilihan investasi utama. “Kadar emas yang didapatkan lebih banyak pada batangan. Kenapa? Karena kadarnya 99,99% itu emas semua isinya. Sementara perhiasan kadar emas yang didapat lebih sedikit,” kata dia.

Jenis Investasi

Ada dua pendekatan utama saat investasi membeli emas. Pertama membeli untuk dijual kembali saat harga naik. Selanjutnya membeli untuk disimpan jangka panjang sebagai pelindung nilai.

“Kalau saran saya jadikan emas bukan sebagai investasi untuk dijual beli, tapi untuk dipegang selamanya alias sebagai alat penyimpan nilai,” kata Safir.

Strategi ini menempatkan emas sebagai penyimpan kekayaan antargenerasi. Bukan hanya soal untung-rugi dalam jangka pendek, tetapi lebih pada ketahanan nilai dalam jangka panjang. Pada dunia investasi yang penuh gejolak, emas dapat menjadi jangkar yang stabil.

Perbandingan: Emas Batangan vs. Emas Perhiasan untuk Investasi

Kelebihan Emas Batangan untuk Investasi Jangka Panjang

Emas, si kuning berkilau, memang selalu jadi primadona investasi. Harganya yang stabil dan cenderung naik, bikin banyak orang kepincut buat nabung emas. Buat kamu yang pengen cuan besar dalam jangka panjang, emas batangan adalah pilihan tepat.

Keunggulan emas batangan meliputi nilai jual yang lebih stabil karena tidak terpengaruh model atau tren. Emas batangan selalu disertai sertifikat yang menunjukkan ukuran, berat, dan kadar kemurniannya, sehingga Anda tidak perlu khawatir tertipu.

Emas batangan umumnya memiliki kadar kemurnian mencapai 99,99% atau setara dengan 24 karat, menjadikannya emas murni tanpa campuran logam lain. Emas batangan juga tidak kena biaya pembuatan yang biasanya bikin harganya lebih mahal.

Kelebihan dan Kekurangan Emas Perhiasan sebagai Aset

Meskipun emas batangan lebih menguntungkan untuk investasi jangka panjang, emas perhiasan memiliki kelebihan lain. Emas perhiasan nggak cuma investasi, tapi juga bisa dipakai untuk mempercantik penampilan dan memiliki nilai estetika tinggi.

Emas perhiasan juga gampang dicari. Toko emas yang jual perhiasan gampang ditemukan di mana-mana, bahkan di daerah terpencil sekalipun, membuatnya lebih mudah diakses.

Namun, harus diingat, emas perhiasan biasanya lebih mahal karena ada biaya pembuatannya, yang bisa mencapai 15-20% dari nilai emas itu sendiri. Selain itu, emas perhiasan memiliki kadar kemurnian yang lebih rendah dari 70% karena dicampur dengan logam lain untuk meningkatkan ketahanan, sehingga nilai jual kembali cenderung lebih rendah dibandingkan emas batangan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6