Gratis 6 Km, Tol Solo-Yogya Bakal Dilewati 1.000 Mobil per Hari

Jalan Tol Solo-Yogya hanya beroperasi fungsional 6 km, maka tidak akan dikenai tarif alias gratis saat momen arus mudik Lebaran 2023.

Diterbitkan 13 April 2023, 13:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Jogjasolo Marga Makmur akan membuka Jalan Tol Solo-Yogya pada saat periode mudik dan balik Lebaran 2023. Ruas tol tersebut akan dibuka fungsional dari Kartasura menuju Sawit sepanjang 6 km. 

 
Direktur Utama PT Jogjasolo Marga Makmur Suchandra Hutabarat memastikan, karena Jalan Tol Solo-Yogya hanya beroperasi fungsional 6 km, maka tidak akan dikenai tarif alias gratis saat momen arus mudik Lebaran 2023.
 
"Ya, karena ini jalur fungsional, tentunya kita tidak menetapkan tarif, gratis," ujar Chandra di STA 6+100 proyek Tol Solo-Yogyakarta di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (13/4/2023).
 
Menurut perhitungan PT JMM, volume lalu lintas di Jalan Tol Solo-Yogyakarta fungsional tersebut saat arus mudik diperkirakan bisa menyentuh hingga 1.000 mobil atau kendaraan per jam. 
 
"Kita perkirakan berdasarkan dari perhitungan di Gerbang Tol Colomadu (dari arah Tol Solo-Ngawi), perkiraan kita yang akan masuk ke sini per harinya sekitar 800-1.000 (kendaraan)," kata Chandra. 
 
Begitu pun dengan arus balik, dimana jumlah kendaraan yang melintas diprediksi mencapai 800-1.000 unit per hari. 
 
"Kurang lebih mungkin sama trennya. Jadi kita tetap akan melakukan monitoring mulai dari ujung awal untuk masuk tol sampai dengan exit-nya nanti. Apabila terjadi kepadatan, kita sementara akan melakukan penutupan dulu di sana, situasional. Berkoordinasi dengan Satlantas Polres Boyolali," tuturnya. 
 
Secara rencana, Jalan Tol Solo-Yogya sepanjang 6 km tersebut akan dibuka fungsional selama 17 hari sejak 15 April-1 Mei 2023. Pengoperasiannya dipecah antara arus mudik dan arus balik Lebaran 2023. 
 
 
 
 
 
 

Jam Operasional

Untuk arus mudik, akan beroperasi satu arah dari Kartasura menuju Sawit pada 15-24 April 2024. Sementara untuk arus balik, akan beroperasi satu arah dari Sawit menuju Kartasura pada 25 April-1 Mei 2023. 
 
Namun, jalur fungsional tersebut hanya dibuka pada pukul 06.00-17.00 WIB, lantaran belum terfasilitasi lampu penerangan jalan umum (PJU). Adapun jenis mobil yang boleh melintas hanya kendaraan kecil, atau golongan I. 
 
Skenario lalu lintasnya, Tol Solo-Yogya akan dibuka dari GT Colomadu (ruas Solo-Ngawi), masuk ke jalur fungsional 6 km, lalu keluar ke Jalan Sawit sepanjang 800 meter hingga masuk ke Jalan Nasional Solo-Yogya. Skema ini berlaku baik untuk arus mudik maupun balik. 
 
Adapun dari total panjang 6 km, sepanjang 3,5 km di antaranya sudah berstatus rigid atau dibeton aspal. Sementara sisa 2,5 km lainnya masih berstatus lean concrete (LC).
 
 

Menhub Anjurkan Mudik Lebih Awal, 13 - 17 April Jalanan Belum Padat

Masyarakat dianjurkan untuk mudik lebih awal demi menghindari kepadatan di hari puncak arus mudik Lebaran 2023, yang diprediksi akan terjadi mulai 18 sampai dengan 21 April 2023.

Anjuran ini disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. "Bagi masyarakat yang sudah bisa libur, silakan mudik lebih awal mulai hari ini 13 April sampai dengan 17 April nanti karena jalanan masih tidak terlalu padat," kata Menhub di Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Sejumlah upaya dilakukan pemerintah untuk memecah kepadatan arus penumpang dan kendaraan di satu hari tertentu sehingga tidak terjadi satu puncak arus mudik yang terlalu tinggi yang menyebabkan kepadatan tidak bisa dikendalikan.

"Kami berharap dengan upaya-upaya antisipasi yang telah dilakukan, perbandingan antara kapasitas jalan maupun simpul transportasi dengan volume penumpang dan kendaraan atau volume to capacity (V/C) ratio bisa tetap di bawah angka 1 yang artinya masih lancar," ujar Menhub.

Adapun sejumlah upaya antisipasi yang telah dilakukan, yaitu memajukan libur cuti bersama menjadi 19-25 April 2023.

Dengan demikian, terdapat tambahan hari yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal atau tidak mepet dengan hari H Lebaran. "Jadi, tekanan di hari puncak arus mudik bisa didorong ke depan atau di hari-hari sebelum hari puncak," ujar Menhub.

Beri Diskon

Selain itu, sejumlah operator transportasi dan jalan telah memberikan tarif diskon atau promo untuk mendorong masyarakat mudik lebih awal, di antaranya operator jalan tol seperti Jasa Marga dan Hutama Karya.

Hutama Karya memberikan potongan 20 persen untuk Tol Trans Sumatera pada 16-18 april dan arus balik pada 26-28 April 2023.

Sementara, Jasa Marga memberi potongan 20 persen pada tarif Tol Jakarta Cikampek pada periode 16-18 April dan 27-29 April 2023.

Kemudian, operator kereta api, yakni KAI juga memberikan tarif diskon kereta untuk 14-17 April 2023. Selain itu, maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Citilink, TransNusa, Super Air Jet, dan Lion Air juga menetapkan potongan harga tiket pada periode 13-17 April 2023.

Sementara, untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan di hari puncak arus mudik, berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan seperti contra flow, one way, ganjil genap, pembatasan angkutan barang, manajemen rest area, dan lain-lain.

"Rekayasa lalu lintas tersebut akan dimulai pada 18 April 2023 mulai dari jalur Tol Cikampek KM 72 sampai Gerbang Tol Kalikangkung KM 414," kata Menhub.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6