Sukses

Usai Ajang MotoGP 2022, Kawasan Sirkuit Mandalika Harus Tetap Hijau

Liputan6.com, Jakarta - Ajang MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika telah selesai. Namun, pemerintah berikhtiar untuk tetap melakukan penghijauan di kawasan sirkuit Mandalika.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan, agar penghijauan di koridor jalan kawasan Sirkuit Mandalika tetap dijaga dan dioptimalkan, khususnya pada median jalan dan bukit di sekitar jalan.

Dengan pekerjaan pembangunan jalan akses Mandalika dan ruas Kuta Kruak menjadi 4 lajur, wajah Kawasan Sirkuit Mandalika akan benar-benar berubah.

"Tingkatkan penyiraman pohon di sekitar jalan minimal 2 kali sehari, pada pagi dan sore hari. Penggunaan pupuk juga ditambah agar pohonnya hidup subur," kata Menteri Basuki, Selasa (28/6/2022).

 

Kementerian PUPR menata Jalan Bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,3 km. Penataannya meliputi penanaman rumput dan pohon bougenvile, tabebuya, ketapang kencana, dan pule di median jalan, penghijauan di jalur lambat melalui penimbunan tanah, dan penghijauan bukit di sepanjang Jalan Bypass BIL-Mandalika.

Dilakukan juga pelebaran Jalan Kuta-Keruak sepanjang 5,3 km dengan menambah lajur eksisting menjadi 4 lajur, pembuatan saluran drainase beton di tepi luar badan jalan, dan perbaikan alinyemen vertikal dan horizontal jalan eksisting.

Selain itu, Kementerian PUPR juga menata koridor kawasan Mandalika yakni penataan Bundaran BIL, Bundaran Sunggung, Plaza Parkir Sunggung, Bunderan Triputri.

Kemudian, segmen II Jalan Kuta-Keruak yang terdiri dari gerbang dan artwork sirkuit, zona landmark sirkuit, zona landmark Pertamina, zona landmark main event, dan zona landmark Lombok.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Usai MotoGP 2022, Sirkuit Mandalika Incar jadi Penyelenggara Balap Dunia

Kemeriahan acara MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat menarik banyak perhatian publik internasional, termasuk penyelenggara balap dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, saat ini ada banyak penyelenggara balap dunia yang tertarik dan berminat untuk menyelenggarakan event balap di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

"Saat saya ingin menyerahkan pemenang Moto2, saya duduk dengan salah satu petinggi FIM yang menyatakan ada beberapa balapan tingkat internasional yang sudah menaruh perhatian kepada Mandalika," kata Sandiaga Uno di Pertamina Mandalika International Street Circuit, dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Selasa (23/3/2022).

Meski euphoria MotoGP belum pudar, Indonesia dianggap berhasil menyelenggarakan event balap kelas dunia.

Bahkan sirkuit yang berada di salah satu dari 5 destinasi super prioritas Indonesia itu dianggap sebagai sirkuit dengan pemandangan tercantik di dunia.

Kemenparekraf mengungkapkan, FIM (Federasi Olahraga Sepeda Motor Dunia) menetapkan sirkuit tersebut dalam klasifikasi grade A berdasarkan hasil homologasi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Hal ini membuat banyak penyelenggara ajang balap dunia melirik sirkuit ini.

 

3 dari 3 halaman

Komunitas Otomotif Minati Test Drive di Sirkuit Mandalika

Selain itu, ada beberapa komunitas otomotif yang ingin menggagas test drive di dalam sirkuit yang tentunya dibarengi dengan standar keamanan yang tinggi, beber Sandiaga Uno.

Hal ini, menurutnya tentu menjadi hal yang positif.

"Tapi tentu kita harus review dulu hasil dari MotoGP ini. Perbaikan yang harus kita lakukan," ujar Sandiaga Uno.

Kemenparekraf/Baparekraf menyampaikan, pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak akan memastikan keberlanjutan sirkuit dengan menyiapkan berbagai event lainnya.

"Kita sudah siap karena selain dari kegiatan motor sport baik itu mobil maupun balapan motor, juga akan ada tadi seperti sepeda, lari, dan sudah banyak peminat yang ingin mencoba sport-sport tersebut," kata Sandiaga Uno.

"Jadi kunci dari keberlanjutan pengelolaan (sirkuit) Mandalika adalah pengelolaan event yang terus berlangsung, berkelanjutan. Kita harus gerak cepat, 1 sampai 2 pekan ini mungkin kita ingin evaluasi dan setelah itu mulai langsung (persiapkan)," pungkasnya.