Sukses

Rupiah Masih Perkasa di Tengah Menguatnya Ekonomi AS

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Jumat pekan ini.

Mengutip Bloomberg, Jumat (30/4/2021), rupiah dibuka di angka 14.430 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.450 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah berada di level 14.452 per Dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.429 per dolar AS hingga 14.455 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 2,86 persen.

"US treasury 10-year yield naik ke level 1,64 persen menyusul rilis data pertumbuhan ekonomi AS yang kuat dengan PDB kuartal I tumbuh 6,4 persen, menandai laju pertumbuhan tercepat kedua sejak kuartal II 2003," tulis Tim Riset Mega Capital Sekuritas dalam kajiannya seperti dikutip dari Antara.

Pertumbuhan kuartal pertama Negeri Paman Sam didukung oleh belanja konsumen, yang melonjak 10,7 persen dibandingkan dengan laju 2,3 persen pada kuartal keempat.

Sementara itu, Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan klaim tunjangan pengangguran awal mingguan sebesar 553.000 klaim, di atas perkiraan pasar 528.000 klaim.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang lainnya pagi ini berada di posisi 90,62, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 90,61.

 

2 dari 3 halaman

Imbal Hasil Obligasi AS

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,651 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,64 persen.

Dolar AS menguat karena melonjaknya tingkat imbal hasil obligasi AS dibalik optimisnya data ekonomi AS akhir-akhir ini.

Pada Kamis (29/4), rupiah ditutup menguat 50 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp14.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: