Sukses

Termahal Sepanjang Sejarah, Naskah Sastra Shakespeare Terjual Seharga Rp 148 Miliar

Liputan6.com, Jakarta Satu lagi karya sastra berhasil menuai harga fantastis di Rumah Lelang Christie (Christie Auction House). Naskah atau manuskrip bertemakan komedi, sejarah dan tragedi versi pertama Shakespeare berhasil dilelang seharga USD 10 juta atau setara Rp 148 miliar.

Dengan harga lelang fantastis tersebut, menjadikan karya Shakespeare ini menyandang gelar naskah sastra termahal sepanjang sejarah.

Melansir laman alkhaleejtoday, Jumat (16/10/2020), naskah ini termasuk lima salinan lengkap berisi 36 drama yang diterbitkan tak lama setelah kematian penulis drama Inggris itu.

Terdapat 36 naskah drama Shakespeare dari tahun 1564-1616 dalam satu volume. Naskah seperti "Macbeth" dan "Julius Caesar" berada di dalam buku kompilasi tersebut.

Naskah tersebut juga dianggap sebagai salah satu koleksi literatur berbahasa Inggris terpenting dan berisi 18 karya yang belum pernah dicetak sebelumnya.

Buku yang berisi manuskrip ini diterbitkan pada tahun 1623 oleh aktor John Hemming dan Henry Condell, teman Shakespeare, dan diberi judul "Komedi, Sejarah, dan Tragedi".

Hanya dalam hitungan 6 menit acara lelang berlangsung, buku ini pun berhasil dibeli oleh seorang kolektor dari Amerika, Stephan Loewentheil.

Pada awalnya, naskah yang juga dikenal sebagai "first Folio" ini, akan dilelang dengan harga USD 4 juta (Rp 59,2 miliar) sampai USD 6 juta (Rp 88,8 miliar).

Stephan berpendapat bahwa Shakespeare merupakan penulis Inggris terbaik dan berpengaruh yang pernah ada di sepanjang sejarah sastra.  Oleh karena itu, dia tidak ragu untuk bisa memiliki karya sastra ini.

"First Folio merupakan kumpulan naskah teater terbaik yang pernah dicetak dan dikenal oleh begitu banyak orang di seluruh dunia," jelas Stephan.

Pada tahun 2001 sendiri, Christie Auction House juga pernah melelang cetakan lain dari "First Folio" dengan harga 5 miliar franc Swiss atau sekitar USD 5 juta.

Saat ini, hanya ada 6 Cetakan "First folio" di seluruh dunia yang sudah dimiliki secara privat oleh berbagai macam kolektor.

Reporter: Yoga Senjaya Putra

 

 

2 dari 3 halaman

Inikah Calon Wine Termahal di Dunia? Harganya Diprediksi Sentuh Rp 30 Miliar

Para pencinta minuman wine di seluruh dunia memiliki kesempatan untuk membawa pulang koleksi wine Domaine de la Romanée-Conti’s 1985 pada Desember nanti. Domaine de la Romanée-Conti’s 1985 sendiri dinobatkan sebagai wine terbaik yang pernah ada di abad 20.

Rumah lelang Baghera/Wines, akan menjadi tempat dimana diadakannya proses lelang terhadap beragam koleksi wines Domaine de la Romanée-Conti’s 1985. Harga dari Domaine de la Romanée-Conti’s 1985 sendiri diprediksi bisa mencapai lebih dari USD 2,1 juta atau Rp 30,82 miliar dengan nilai tukar 14.677 per dolar AS.

Siapapun yang menang lelang nantinya akan menerima total 24 koleksi botol wine besar (3 liter) dan 12 botol Methusalah (6 liter).

Michael Gaiine dan Julie Carpentier yang merupakan pendiri dari Baghera/Wines mendapatkan koleksi wine ini dari salah satu restoran fine-dining ternama dengan 3 bintang michellin, yaitu Enoteca Pinchiorri, berlokasi di provinsi Florence, Italia.

Michael menyatakan Dengan kondisi wine belum pernah tersentuh dengan dunia luar dari gudang penyimpanan yang sangat baik dari restauran Enoteca Pinchiorri, membuat kualitas dari minuman anggur ini sangat jarang untuk ditemukan.

"Restoran tersebut tidak hanya salah satu tempat makan fine dining terbaik, tapi mereka mempunyai gudang penyimpanan wine yang terindah setidaknya untuk di Eropa". Kata Michael.

Pemilik restoran Enoteca Pinchiorri, Giorgio Pinchiorri bersama dengan pasangannya mengabiskan waktu sebanyak 40 tahun untuk menyusun dan memikirkan koleksi wine jenis Cru Burgundy terbaik. Banyak konsumen terkadang datang ke restoran ini sendiri hanya untuk melihat secara langsung koleksi wines dari Pinchiorri sendiri. Terutama untuk koleksi botol wines yang berukuran besar.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video di bawah ini: