Sukses

Pesawat Tergelincir di Bandara Hasanuddin Makassar, Garuda Indonesia Minta Maaf

Liputan6.com, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk telah melakukan koordinasi bersama otoritas penerbangan terkait untuk menangani pesawat yang keluar landasan di  Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (1/7/2020). Garuda Indonesia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang telah terjadi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, Garuda Indonesia telah melakukan koordinasi untuk menangani pesawat GA 613 rute Makassar - Jakarta yang keluar landasan di Bandara Sultan Hasanudin, Makassar. 

"Dapat kami sampaikan pula bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat pada penerbangan GA 613 tersebut telah dievakuasi dari pesawat dengan selamat," Jelas dia dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2020).

Garuda Indonesia juga telah menerapkan kebijakan service recovery terhadap penumpang melalui penyediaan fasilitas akomodasi untuk kemudian penumpang akan kembali diterbangkan pada esok hari.

Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Selanjutnya, Garuda Indonesia bersama pihak otoritas terkait sedang melakukan pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut mengenai penyebab kejadian tersebut.

2 dari 2 halaman

Pesawat Garuda Tergelincir di Bandara Sultan Hasanudin Makassar

Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia tergelincir saat hendak meninggalkan landasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (1/7/2020).

Humas Angkasa Pura 1 (AP1) Iwan Risdianto mengatakan, pesawat Garuda jenis Airbus A330 dengan nomor penerbangan GIA 613 rute Makassar – Jakarta itu keluar jalur ketika hendak lepas landas.

"Tidak tergelincir, tapi out of runway saat akan take off," kata Iwan.

Dalam insiden Garuda tersebut, kata dia, tak ada yang terluka semuanya dalam kondisi selamat.

"Semua 14 penumpangnya selamat. Kebetulan saya masih di lokasi. Nanti perkembangannya kami informasikan yah," jelas Iwan.

Mengenai penyebabnya, ia juga mengaku belum bisa menyimpulkan hal tersebut.

"Petugas masih berusaha memindahkan pesawat ke tempat aman," terang Iwan.