Mariano Peralta Jadi Senjata Cadangan Persib di Final Piala Presiden 2026

Pelatih Persib Igor Tolic menyebut Mariano Peralta belum siap starter untuk final Piala Presiden 2026 kontra Persebaya.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 06:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Gianyar - Persib Bandung menyiapkan skenario berbeda untuk partai puncak Piala Presiden 2026. Pelatih Igor Tolic memberi sinyal Mariano Peralta belum akan turun sejak menit awal saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8/2026).

Keputusan itu berkaitan dengan kesiapan fisik Peralta yang dinilai belum 100 persen. Opsi dari bangku cadangan menjadi pilihan realistis agar kebugarannya terjaga.

Peralta, pemain terbaik BRI Super League musim lalu, baru kembali bergabung ke skuad dan langsung menjalani debut Persib pada semifinal. Statusnya sebagai andalan tetap dipertahankan, tetapi pemanfaatan menit bermain akan diukur dengan cermat.

Debut Menit de-89 usai Kembali 30 Juli

Peralta melakoni debutnya bersama Persib pada semifinal kontra Persija Jakarta, Selasa (4/8/2026). Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-89 setelah lebih dulu kembali mengikuti latihan tim pada 30 Juli.

Igor sengaja memberi durasi bermain yang sangat terbatas karena tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi Peralta yang baru pulih ritme. Langkah ini diproyeksikan menjaga kebugaran pemain yang disiapkan sebagai pilar musim ini.

"Saya sebenarnya ingin memberikan dia sedikit waktu bermain karena sudah lama tidak berlatih bersama tim. Kemarin saya hanya ingin memberinya kesempatan kembali merasakan lapangan dan berkumpul lagi dengan rekan-rekannya. Dia sangat senang bisa kembali bergabung dan sebenarnya ingin bermain lebih lama," ujar Igor, Rabu.

Sinyal Super Sub di Final Persib vs Persebaya

Menjelang laga penentuan, Igor membuka peluang memberi porsi bermain lebih banyak kepada Peralta. Namun, kenaikan beban akan dilakukan bertahap sesuai respons fisiknya.

"Kalau kondisinya baik, mungkin kami akan memberinya waktu bermain sedikit lebih banyak. Kami harus meningkatkan beban pertandingan dan beban latihannya secara bertahap," tegasnya.

Pembagian menit di final disiapkan untuk meminimalkan risiko dan memastikan kontribusi Peralta tetap efektif. Persib memandang peran pemain pengganti krusial dalam mengubah dinamika pertandingan.

Prioritas Play-off Asia 31 Agustus di GBLA

Di luar final Piala Presiden 2026, fokus Persib mengarah pada play-off Kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027 menghadapi Manila Digger pada 31 Agustus di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Persiapan fisik skuad menjadi pertimbangan utama.

"Kami ingin Peralta benar-benar siap dalam kondisi sehat untuk pertandingan tanggal 31 Agustus nanti karena bagi kami dia adalah pemain yang sangat penting. Begitu juga dengan beberapa pemain lain," katanya.

Igor menjelaskan sejumlah pemain telah menempuh menit bermain tinggi sejak awal pramusim. Rotasi dan pengaturan beban jadi strategi untuk menjaga performa sekaligus mengurangi potensi cedera.

"Mereka sudah bermain cukup banyak sehingga kami harus mencari cara mengatur menit bermain tanpa mengambil risiko terlalu besar. Memang mustahil menghindari risiko sepenuhnya, tetapi kami akan berusaha mengelolanya sebaik mungkin," lanjut Igor.

Ia juga memperkirakan laga final tidak berjalan dalam tempo tinggi. Menurutnya, kedua tim kemungkinan sama-sama menghemat energi demi menjaga kondisi pemain.

"Mungkin kami bisa mengontrol tempo pertandingan. Saya rasa laga nanti akan berjalan cukup lambat dari kedua tim. Kita lihat saja bagaimana jalannya pertandingan," tutupnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3 Amunisi Timnas Indonesia Redam Singapura di Laga Penentu Piala AFF 2026

Alit Binawan, Wiwig Prayugi, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan