Sukses

3 Dokumen yang Wajib Disiapkan Penumpang Pesawat di Bandara Soetta

Liputan6.com, Jakarta - PT Angkasa Pura (AP) II memprediksi bakal ada peningkatan aktifitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) mulai Minggu ini. Hal tersebut lantaran maskapai Lion Group mulai beroperasi tepat pada 10 Mei 2020, di Terminal 2.

"Prediksi hari ini mulai ada peningkatan, hari ini saja untuk Batik Air ada 27 jadwal keberangkatan, 12 jadwal keberangkatan Lion Air, dimana semuanya baru hari ini memulai aktifitas maskapainya," tutur Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu (10/5/2020).

Bukan hanya Group Lion saja, hari ini pergerakan pesawat di Bandara Soetta pun terjadi di maskapai Garuda Indonesia. Dimana akan terjadi 10 sampai 15 jadwal penerbangan domestik.

Untuk itu, Awaluddin meminta kepada para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Soetta, bisa menyiapkan tiga dokumen.

Pertama dokumen tentang kesiapan tiket perjalanan, kedua dokumen soal surat alasan perjalanan dan yang ketiga soal surat keterangan kesehatan bebas Covid-19, baik melalui rapid test atau swab.

"Penumpang di Bandara Soetta harus pegang tiga dokumen, kemudian kalau terverifikasi atau valid, baru bisa masuk ke dalam bandara untuk selanjutnya mengisi health alert card sebagai bukti kesehatan saat sampai di tempat tujuan. Jika nantinya ditemukan ada salah satu dokumen yang tidak sesuai atau tidak lolos verifikasi, maka terpaksa calon penumpang tidak bisa masuk ke bandara," tuturnya.

 

2 dari 2 halaman

Tidak Melonjak Signifikan

Sementara itu, Awaluddin juga menegaskan, jika sejauh ini pergerakan penumpang dan pesawat di 19 bandara milik Angkasa Pura II tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Terdata sejak tanggal 7 hingga 9 Mei 2020, jumlah pergerakan penumpang baik yang datang dan berangkat terdapat 5.958 penumpang, baik domestik dan internasional.

Begitupun dengan pergerakan pesawat sebanyak 544 penerbangan di ke -19 bandara dibawah AP II.

"Sejak surat edaran diberlakukan, tidak ada lonjakan di 19 bandara kami, dan kita proses operasional bandar udara dalam hal pengakutan penumpang, tetap kami jalankan sesuai dengan surat edaran tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19," katanya.