Sukses

IHSG Berada di Zona Hijau, Rupiah Menguat

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan jelang akhir pekan ini. Rupiah pada posisi 14.068 per Dolar Amerika Serikat (AS).

Pada prapembukaan, Jumat (15/11/2019), IHSG menghijau dengan naik 16,8 poin atau 0,28 persen ke level 6.115,75. IHSG melanjutkan penguatan pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG menguat dengan naik 18 poin atau 0,47 persen ke 6.117,61,97.

Demikian pula, indeks saham LQ45 menguat 0,47 persen ke posisi 969,4. Pergerakan indeks saham acuan lain ikut menguat.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG level tertinggi berada di 6.121,3 dan terendah di 6.112,04. Sebanyak 106 saham menguat dan 50 saham melemah. Sedangkan 118 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 6.104 kali dengan volume perdagangan 114,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 56,2 miliar.

Investor asing beli saham Rp 10,6 miliar di total pasar dan posisi rupiah di angka 14.068 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, yang menguat antara lain infrastruktur dengan naik 0,60 persen, sektor keuangan naik 0,45 persen dan sektor perkebunan naik 0,24 persen.

Sementara yang melemah antara lain, sektor aneka industri dengan turun 0,42 persen. Kemudian diikuti sektor manufaktur melemah 0,04 persen dan sektor perkebunan turun 0,06 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain MPOW yang naik 25,2 persen ke Rp 228 per saham, SINI naik 25 persen ke level Rp 595 per saham dan ARTO  naik 24,07 persen ke Rp 3.350 per saham. 

Sementara saham-saham yang melemah antara lain PURE turun 15,9 persen ke Rp 250 per saham, DEAL turun 15,22 persen ke Rp 975 per saham, dan SQMI turun 12,50 persen.

2 dari 2 halaman

Penutupan Kemarin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham hari ini. Rupih berada dilevel Rp 14.085 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan saham, Kamis(14/11/2019), IHSG ditutup melemah 43,55 poin atau 0,71 persen ke posisi 6.098,95. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga menguat 1,06 persen ke posisi 964,58.

Sebanyak 267 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 139 saham menguat dan 142 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 492.866 kali dengan volume perdagangan 11 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6 triliun.

Investor asing jual saham mencapai Rp 205,92 miliar di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.085.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor yang menguat yaitu konstruksi yang naik 0,02 persen.

Sementara sektor yang melemah dipimpin oleh sektor infrastruktur yang anjlok 1,72 persen. Diikuti oleh sektor aneka industri yang turun 1,61 persen dan sektor pertambangan yang turun 1,45 persen.

Saham-saham yang melemah antara lain VINS turun 24,18 persen ke Rp 138 per saham, DEAL turun 21,50 persen ke Rp 1.150 per saham dan TGRA turun 20,38 persen ke Rp 250 per saham.

Sementara saham-saham yang menguat antara lain ESIP yang naik 69,33 persen ke Rp 276 per saham, MPOW naik 34,81 persen ke Rp 182 per saham dan ARMY naik 34,33 persen ke Rp 90 per saham.  

Loading
Artikel Selanjutnya
3 Perusahaan Properti Siap IPO di 2020
Artikel Selanjutnya
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.199,74