Sukses

Gugup Berhadapan dengan HRD Saat Melamar Kerja, Begini Strateginya

Liputan6.com, Jakarta Mencari pekerjaan yang tepat tidaklah mudah. Tidak heran jika banyak orang yang menjadi si kutu loncat atau sering bergonta-ganti pekerjaan dengan waktu yang sebentar.

Beberapa HRD mungkin tidak menyukainya. Namun, Anda tetap bisa mengambil hati HRD dengan beberapa strategi di bawah ini.

Yuk, simak ulasan dari Swara Tunaiku berikut.

1. Pengalaman Positif di Tempat Kerja Sebelumnya

Pengalaman kerja di bidang yang serupa adalah nilai positif yang akan membuat HRD tertarik.

Memilih pelamar yang sudah berpengalaman tentunya akan menguntungkan perusahaan. Di mana perusahaan tidak perlu lagi memberikan banyak penjelasan dan kesempatan training karena pelamar sudah memiliki pengalaman yang serupa. 

Salah satu kelebihan si kutu loncat adalah memiliki lebih banyak pengalaman di berbagai perusahaan yang berbeda.

Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi Anda mengenai sistem kerja di setiap perusahaan sehingga akan terlihat lebih profesional dan berpengalaman jika Anda bisa belajar dari pengalaman. 

2. Kemampuan yang Dimiliki

Dalam surat lamaran atau CV, mungkin Anda sudah menuliskan beberapa kemampuan yang patut untuk dibanggakan.

Namun, akan berbeda apabila Anda menjelaskan secara langsung pada HRD. Bukan saja pengalaman banyak yang diinginkan oleh perusahaan, tapi juga keahlian yang mumpuni. 

Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu bahwa posisi yang Anda lamar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Akan lebih meyakinkan jika Anda memiliki sertifikat dari kemampuan tersebut.

Misalnya, Anda membicarakan kemampuan bahasa asing, maka lengkapi pula lamaran dengan fotocopy sertifikat. 

2 dari 3 halaman

3. Mudah Beradaptasi dengan Hal Baru

Seringnya berpindah-pindah tempat menunjukkan dua hal, yaitu Anda mudah beradaptasi atau justru tidak bisa beradaptasi dengan baik.

Dengan melamar pekerjaan baru, secara otomatis Anda harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru pula, baik teman kerja, sistem kerja, atasan dan lain sebagainya. 

Pekerja yang tidak dapat beradaptasi dengan baik maka akan sulit mengeluarkan potensi yang ada. Padahal, potensi inilah yang diharapkan oleh perusahaan.

Oleh karena itu, jelaskan bahwa Anda adalah pribadi yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. 

4. Berikan Penjelasan Positif yang Meyakinkan

HRD biasanya akan bertanya mengapa Anda memilih perusahaan tersebut dan memilih posisi. Dalam menjelaskan jawaban, Anda harus memperhatikan benar apa yang akan dikatakan. Jawaban ini dapat memengaruhi hasil wawancara, apakah Anda diterima atau tidak. 

Oleh karena itu, pastikan jika Anda memberikan jawaban yang logis dan positif. Misalnya karena kemampuan yang sesuai dengan posisi yang dicari, perusahaan memiliki lingkungan yang kekeluargaan atau alasan lainnya. Namun, jangan hanya ‘menjilat’ tetapi pastikan jika alasan tersebut masuk di akal. 

3 dari 3 halaman

5. Berikan Alasan Sering Berganti Pekerjaan

Hal ini pasti akan ditanyakan oleh HRD bagi Anda yang sering bergonta-ganti pekerjaan, terutama dalam kurun waktu sebentar.

Anda harus berhati-hati dalam menjelaskan hal ini. Apabila alasan karena perusahaan sebelumnya yang tidak nyaman atau hal buruk lain, jangan mudah mengatakan hal itu begitu saja. 

Dengan menjelaskan keburukan perusahaan sebelumnya, HRD mungkin akan menganggap bahwa Anda akan menjelek-jelekan perusahaannya apabila Anda keluar juga dari perusahaan ini.

Oleh karena itu, pilihlah alasan yang positif tapi tetap meyakinkan, bahwa tidak ada yang salah dengan diri Anda.

Itulah tadi informasi mengenai strategi ketika berhadapan dengan HRD, terutama bagi Anda yang suka berpindah-pindah kerja atau kutu loncat.

Jangan sampai rasa gugup berhadapan dengan HRD akan membuat Anda justru akan ditolak. Jadi, persiapkan diri dan mental dengan baik. 

Loading
Artikel Selanjutnya
Biar Tak Cekcok, Simak Tips Kelola Keuangan bagi Pengantin Baru
Artikel Selanjutnya
Terapkan 6 Langkah Bijak Saat Dikritik Atasan