Sukses

Setelah Gempa Banten, Kemenhub Pastikan Pelayanan Pelabuhan Tetap Normal

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo memerintahkan jajarannya untuk mengecek sarana dan prasarana transportasi laut di wilayah Banten dan Lampung pasca gempa magnitudo 7,4 yang terjadi hari ini (2/8) pukul 19.07 WIB.

Dirjen Agus juga memerintahkan jajarannya untuk mengecek sarana dan prasarana yang terkena gempa tersebut khususnya di Banten, Lampung dan sekitarnya.

"Sejauh pengecekan yang telah kami lakukan, dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Banten, Karangantu dan Panjang Lampung tidak terdampak gempa. Pelayanan kepelabuhanan berjalan normal," ujar Dirjen Agus.

Dirjen Agus meminta agar jajarannya di lokasi gempa untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang masih terjadi sewaktu-waktu dan menginstruksikan untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan adanya kerusakan pasca gempa bumi di pelabuhan serta menginformasikan kondisi terkini kepada operator kapal pasca gempa Banten.

Gempa kuat mengguncang sejumlah wilayah salah satunya di Jakarta. Gempa yang berasal dari sebelah barat daya Sumur, Banten terjadi di kedalaman 10 Km. Gempa persisnya terjadi di lokasi 7.54 LS,104.58 BT atau di 147 Km Barat Daya, Sumur Banten.

2 dari 3 halaman

Perjalanan KRL Masih Aman Usai Gempa Banten Magnitudo 7,4

PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) memastikan perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) tidak terganggu dan dalam kondisi aman saat gempa Banten mengguncang Jakarta pada Jumat malam ini.

"Tidak ada yang terganggu, semua masih dalam kondisi normal dan aman. Jadi perjalanan kereta rel listrik (KRL) masih aman," ujar Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba seperti dikutip dari Antara, Jumat (2/8/2019).

Anne menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi keselamatan terhadap sarana dan prasarana kereta kommuter line usai gempa, dan memastikan kondisinya aman. 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam pukul 19.03 WIB dengan pusat gempa di 147 km Barat Daya Sumur Banten dengan kedalaman 10 km.

Dari situs inanews.bmkg.go.id sejumlah daerah yang dimintai untuk waspada antara lain di sebagian Banten, Bengkulu, Jawa Barat dan Lampung.

Kekuatan gempa tersebut terasa hingga Kota Jakarta digucang gempa dan dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama yang berada di gedung-gedund tinggi.

Bahkan Kereta MRT Jakarta, menurut Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin, sempat berhenti sementara di stasiun namun saat ini telah beroperasi normal kembali.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Gempa Magnitudo 5,6 Goyang Melonguane Sulawesi Selatan
Artikel Selanjutnya
4 Wilayah Indonesia Digoyang Gempa Hari Ini