Sukses

Ingin Kebutuhan Anak Tercukupi? Simak 4 Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta Setiap orangtua pasti ingin memberikan segala yang terbaik buat sang buah hati. Sebisa mungkin, anak akan dicukupkan semua kebutuhan yang mereka perlukan.

Meski tidak jarang harus mengeluarkan banyak biaya, orangtua akan selalu berusaha untuk memenuhinya. Salah satu kebutuhan yang wajib didapatkan oleh anak adalah pendidikan.

Biaya yang terus naik tidak membuat semangat orangtua padam untuk mengusahakan agar anak mereka bisa mengenyam ilmu dengan sebaik-baiknya. Oleh karenanya, orangtua menaruh harapan agar melalui pendidikan.

Dengan harapan kelak sang anak akan bernasib lebih baik dari orangtuanya. Namun, biaya pendidikan yang cenderung terus merangkak naik dari waktu ke waktu dapat memunculkan rasa khawatir pada orangtua.

Pasalnya, para orangtua kadang tidak memiliki rencana finansial untuk kebutuhan pendidikan sang anak sejak dini. Dampaknya, keuangan bisa kacau jika biaya pendidikan yang harus dibayarkan ternyata harus merombak seluruh sirkulasi keuangan.

Tak jarang juga orangtua harus mengajukan pinjaman guna memenuhi kebutuhan tersebut. Sebab pendidikan adalah hal yang penting untuk anak.

Maka ada baiknya bagi para orangtua agar selalu menyiapkan rencana finansial guna memberikan kesempatan edukasi sebaik mungkin pada si buah hati. Berikut cara mencukupi kebutuhan anak khususnya untuk pendidikannya, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Menabunglah dari Jauh Hari Walau Rencana Sekolah Anak Masih Lama

Cara paling umum untuk menyiapkan dana pendidikan anak adalah dengan menabung. Saat membuat anggaran pengeluaran bersama pasangan, sisihkan sebagian pemasukan sebagai tabungan khusus untuk keperluan edukasi anak nantinya. 

Meski pendapatan bisa dibilang masih biasa-biasa saja atau bahkan pas-pasan, jangan melewatkan untuk memiliki tabungan pendidikan. Selain merupakan kebutuhan wajib yang harus dipenuhi, Anda juga tidak akan kebingungan saat masa sekolah anak tiba. 

Apabila anak telah memasuki usia sekolah, selain membayar biaya pendidikan, Anda juga perlu memberikan uang saku. Anda dapat memanamkan pemahaman sejak dini pada anak bahwa pendidikan adalah hal yang penting dan memerlukan biaya.

Mengajak anak untuk ikut menabung dari uang saku mereka juga merupakan hal yang tepat buat dilakukan karena dapat sekaligus memberikan edukasi finansial pada mereka. Anda juga dapat membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi atau bahkan lebih melalui investasi.

Berinvestasi pada dasarnya sama dengan menabung biasa, namun Anda bisa mendapatkan keuntungan dari uang yang Anda tanam. Dengan instrumen yang tepat, maka keuntungan dari berinvestasi dapat Anda gunakan untuk mendukung pendidikan anak hingga jenjang yang tinggi.

2 dari 3 halaman

2. Miliki Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan merupakan salah satu alternatif agar bisa menjamin kebutuhan edukasi anak. Namun, Anda perlu menggali informasi secara detial mengenai layanan tersebut sebelum melakukan pendaftaran.

Anda perlu mengetahui jumlah dana yang akan Anda terima ketika jatuh tempo. Hal lainnya yang harus diketahui adalah ada atau tidaknya potongan saat debit maupun jatuh tempo, besarnya nominal iuran, serta benefit dan kerugian yang mungkin Anda dapatkan.

Pastikan pula bahwa layanan asuransi tersebut menyediakan sistem pembayaran yang sesuai dengan kemampuan Anda. Poin selanjutnya yang tidak kalah penting yaitu pahami betul-betul mengenai sistem klaim dari asuransi pendidikan yang Anda pilih, agar tidak timbul kesalahpahaman.

3. Pertimbangkan di Mana Anak akan Bersekolah 

Merencanakan biaya pendidikan anak akan jadi lebih mudah apabila Anda telah menentukan sekolah mana yang akan dipilih nanti. Pertimbangkan poin plus serta minus dari sekolah negeri dan swasta yang Anda inginkan.

Setelah mempertimbangkannya, Anda bisa mulai untuk mencari beberapa opsi institusi sekolah yang terbaik menurut Anda. Selanjutnya Anda dapat mencari informasi mengenai biaya untuk bersekolah di institusi tersebut.

Begitu pula apabila Anda memiliki rencana untuk memberikan pendidikan pada anak dengan metode home schooling. Lakukan survei pengajar dan perkiraan biaya yang harus dikeluarkan untuk program tersebut.

Hal yang mungkin menjadikan perencanaan finansial untuk pendidikan menjadi lebih sulit yaitu apabila Anda dan keluarga berencana pindah tempat tinggal ke daerah lain. Alasannya, tidak menutup kemungkinan bahwa biaya hidup di daerah yang baru berbeda dengan lingkungan tempat tingga Anda saat ini. 

Biaya sekolah sudah tinggi, dan jika ditambah dengan mahalnya biaya hidup, perencanaan pendidikan harus diatur ulang dengan sangat cermat. Tujuannya, tentu agar biaya edukasi dan biaya hidup tidak membuat keuangan Anda menjadi kacau serta dapat memengaruhi kualitas hidup keluarga Anda.

3 dari 3 halaman

4. Cari Tahu Mengenai Informasi Beasiswa

Saat ini, ada banyak pihak yang memberi andil dalam bidang pendidikan. Salah satunya adalah program beasiswa yang disediakan, baik dari pemerintah maupun institusi lainnya.

Tujuannya agar semua anak dapat mengenyam pendidikan, sehingga di masa depan akan tercetak sumber daya manusia berkualitas. Banyaknya program beasiswa yang tersedia tentu bisa jadi peluang bagi Anda untuk meringankan beban biaya pendidikan anak.

Di samping itu, beasiswa juga memberikan keuntungan lain, seperti jaminan kerja dan kesempatan untuk melanjutkan studi, baik di dalam maupun luar negeri yang akan sangat bermanfaat bagi masa depan anak.  

Agar anak mendapat kesempatan dalam menerima beasiswa, Anda perlu terus update mengenai informasinya. Terlebih lagi tentang persyaratan yang diminta oleh penyedia bantuan tersebut.

Dengan begitu, Anda tidak akan kewalahan jika tiba saatnya untuk mendaftarkan anak dalam program beasiswa.

Jaminkan Pendidikan Anak Sedini Mungkin

Anak adalah aset yang dimiliki orangtua, dan pendidikan merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi. Dengan terus melonjaknya biaya edukasi, maka Anda perlu merencanakan pendidikan mereka sedini mungkin agar nantinya biaya pendidikan tidak menjadi masalah yang runyam.

Anda dapat memulainya dari menentukan sekolah mana yang akan dimasuki anak, terus memantau informasi beasiswa, menabung, hingga merencanakan asuransi pendidikan. Demi anak, tentu Anda harus berusaha dengan maksimal agar mereka dapat mengenyam pendidikan setinggi mungkin, bukan?

Loading
Artikel Selanjutnya
Saat Anak-anak dan Orang Tua di Perbatasan Memilih Sekolah di Negeri Sebelah
Artikel Selanjutnya
Kamu Jomblo Makmur atau Tidak, Simak Ciri-cirinya