Sukses

H+6 Lebaran, Bandara Gorontalo Catat Ketepatan Waktu Tertinggi

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Posko Angkutan Lebaran melaporkan hingga Selasa pukul 14.00 WIB (H+6), Bandara Gorontalo mencatat bandara yang memiliki angka On Time Performance (OTP) atau tingkat ketepatan waktu tertinggi, dengan angka mencapai 100 persen.

Ketua Posko Harian Kemenhub, Popik Montanasyah mengatakan, dengan angka 100 persen, total penerbangan yang diberangkatkan dari Bandara Gorontalo sebanyak tujuh penerbangan.

"Kita mencatat dari 10 besar bandara dengan OTP tertinggi itu di Gorontalo, kedua di Kupang dengan angka 97,3 persen dengan total 38 penerbangan," kata Popik di Kementerian Perhubungan, Selasa pekan ini.

Posisi selanjutnya yaitu Bandara Ahmad Yani Semarang dengan total 52 penerbangan dan OTP sebesar 92,4 persen. Sedangkan Bandara Kendari angka OTP 94,1 persen dengan total 17 penerbangan.

Untuk Bandara Halim Perdanakusuma angka OTP sebesar 93, 4 persen dengan 76 penerbangan, Bandara Adi Soemarmo Solo 91,3 persen dengan 32 penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta 90 persen dengan 443 penerbangan.

Kemudian Bandara Banjarmasin 90 persen dengan 40 penerbangan, Bandara Juanda Surabaya 87,5 persen dengan 168 penerbangan dan Bandara Pontianak 87,5 persen dengan 40 penerbangan.

"Ini hanya dilihat dari angka OTP lo ya, tidak bisa dibandingkan satu sama lain, karena jumlah penerbangan seharinya juga berbeda," tegas Popik.

Sementara itu, dari 36 bandara hingga hari ini, total pesawat yang berangkat sebesar 24.339 penerbangan. Angka ini turun 23,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun total penumpang yang diangkut sebanyak 2,9 juta dan juga turun 30,9 persen dibandingkan tahun lalu.

2 dari 4 halaman

Peringkat Ketepatan Waktu Garuda Indonesia Meningkat

Sebelumnya, maskapai  Garuda Indonesia kembali mempertahankan capaian tingkat ketepatan waktu terbaik dunia, dengan catatan On Time Performance (OTP) sebesar 96,3 persen meningkat dari bulan lalu dari 95,5 persen.

Capaian tersebut untuk kategori penerbangan global yang memiliki jumlah penerbangan di atas 10 ribu penerbangan versi OAG Flightview pada periode Mei 2019.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt Bambang Adisurya Angkasa mengatakan, predikat sebagai maskapai global dengan OTP terbaik tersebut berhasil dipertahankan perusahaan, selama enam bulan ini yaitu sejak Desember 2018 lalu.

Ini menjadikan Garuda Indonesia sebagai satu-satunya maskapai dunia yang berhasil mempertahankan predikat tersebut selama enam bulan berturut-turut.

“Keberhasilan pencapaian ini akan menjadi tantangan besar bagi Perusahaan khususnya pada masa peak season Hari Raya Idulfitri," kata Bambang, di Jakarta, Sabtu (8/6/2019).

Menurutnya, saat ini Garuda Indonesia mempersiapkan secara matang dengan melakukan optimalisasiOn-Time Performance, melalui lini layanan operasional serta koordinasi intensif kepada para pemangku kepentingan kebandarudaraan, untuk menjaga komitmen dalam memberikan layanan standar internasional bintang 5.

“Kami terus menjaga performa ketepatan waktu penerbangan maskapai melalui pengecekan terhadap seluruh operasional penerbangan khususnya dari segi penerapan keamanan dan keselamatan sebagai komitmen kami dalam mengedepankan aspek Operational Safety, dengan demikian kami optimistis peak season Lebaran ini akan berjalan aman, tepat waktu, dan nyaman," tuturnya.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Bambang menjelaskan, keberhasilan Garuda Indonesia dalam mempertahankan capaian terbaik OTPnya tersebut, merupakan hasil kerja sama yang solid seluruh lini operasional Garuda Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan.

Garuda Indonesia menjaga semua kru baik Air Crew & Ground staff tetap terhubung dan memperbarui nformasi serta terhubung dengan sistem penjadwalan yang ketat dan termonitor.

"Terus meningkatkan kordinasi dengan stake holder seperti Ground Handling , Airport Autorithy , serta AirNav. Kami juga terus mencermati jadwal Penerbangan, dan potensi peruubahan dengan teliti dan akurat. Dan kami juga berterima kasih atas peran aktif penumpang dalam mematuhi semua prosedur check In, datang lebih awal kebandara, membawa bagasi kabin sesuai aturan dan selalu mencantumkan nomor di Handphone di reservasi sehingga proses check-in tepat waktu," tandasnya.

 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Berbahayakah Radiasi dari Alat Pemindai Bandara?
Artikel Selanjutnya
Puncak Arus Balik Bandara Soetta Diprediksi Besok