Sukses

Gandeng Bukalapak, Anak Usaha Alfamart Bantu Proses Pengiriman Barang

Liputan6.com, Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) melalui anak usaha Alfatrex mengembangkan sayap bisnisnya dengan menggandeng perusahaan e-commerce Bukalapak dalam proses pengiriman barang.

Kerja sama ini memungkinkan pembeli untuk mengambil barang hasil transaksi di gerai Alfamart terdekat.  Business Head Alfatrex, Amelia Angelica menjelaskan, kerja sama antara pihaknya dengan Bukalapak sendiri telah terjalin sejak sekitar 3 bulan.

"Kerja samanya sudah mulai 3 bulan berjalan. Kini, sudah ada seribu lebih pelapak yang menjalin ikatan dengan Alfatrex," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Menara Satrio, Jakarta, Minggu (18/11/2018).

Bentuk kerja sama ini, ia mengatakan, coba berupaya mengatasi kendala pengiriman barang dari penjual ke konsumen yang acapkali tersendat akibat waktu yang tidak tepat. Seperti contoh, pengiriman barang yang gagal lantaran rumah konsumen pada waktu bersamaan sedang ditinggal penghuninya.

"Artinya, kita punya network di mana customer bisa datang ke salah satu toko (Alfamart), setelah itu nanti kita yang akan memproses dan mengirimkannya ke tangan consumer. Kita menawarkan buat konsumen mereka tidak hanya mengirimkan langsung ke tangan konsumen, tapi mereka juga bisa ngambil di salah satu toko," ujar dia.

Tak hanya itu, dia melanjutkan, perjanjian ini juga hendak memanfaatkan fungsi gerai milik Alfa Group seperti Alfamart dan Alfamidi sebagai tempat perbelanjaan.

"Jadi si customer itu bisa datang ke Alfamart bukan cuman buat naruh barang, dia juga bisa sekalian berbelanja. Jadi banyak keuntungan-keuntungannya. Jadi kita berpikirnya membuat one stop shopping, di mana customer bisa melakukan banyak hal di toko Alfamart," tambah dia.

Namun begitu, ia menyatakan, barang hasil transaksi itu hanya bisa tersimpan di salah satu gerai milik Alfamart dalam jangka waktu maksimal 3 hari saja.

"Jadi kalau melakukan pengiriman barang lewat Alfamart, customer harus bikin kode booking di website kita. Dia kalau tidak mau mengirimkan barangnya itu hari ini juga bisa, karena kode booking itu masih berlaku sampai 2 hari ke depan," ungkap dia.

Amelia memaparkan, Alfatrex kini telah memberikan pelayanan di beberapa kota dan kawasan, yakni di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang. "Coming soon kita ada di Yogyakarta dan Medan," pungkasnya.

 

2 dari 2 halaman

Komunitas Bukalapak Jabodetabek Rayakan 3 Tahun Kebersamaan

Sebelumnya, ratusan komunitas pelapak di wilayah Jabodetabek pada Minggu 18 November 2018 ini merayakan hari ulang tahunnya (HUT) yang ke-3 di Fintech Space, Menara Satrio, Jakarta.

Ajang kopi darat ini juga turut membahas usaha para pelapak dalam menggunakan jaringan retail terbesar Alfamart, Alfatrex, untuk jasa pengiriman paket melalui toko-toko seperti Alfamart, Alfamidi serta Dan+Dan di kawasan Jabodetabek, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

"Sekarang masyarakat dan para pelapak bisa lebih mudah mengirimkan paketnya melalui ribuan jaringan Alfamart Alfamidi di seluruh Jabodetabek dan sejumiah kota besar lainnya," ungkap Business Head Alfatrex, Amelia Angelica. 

Amelia juga mengatakan, ajang kopi darat ini sekaligus bisa membantu para pelapak untuk meningkatkan penjualan di era persaingan digital saat ini. 

Acara yang diikuti lebih dari 150 orang komunitas Bukalapak ini bertujuan sebagai tempat berbagi pengalaman, belajar tips dan trik jual beli online, serta cara kirim paket yang aman dan efisien sehingga meningkatkan penghasilan para pelapak yang rata-rata berasal dari jenis usaha kecil dan menengah. 

Sebagai mitra yang mengaku sangat dekat dengan Bukalapak dalam hal pengiriman paket, Alfamart berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanannya demi mendukung kemajuan dengan para pelapak melalui inovasi dan optimalisasi teknologi untuk mendukung kemajuan UKM serta memberi solusi dalam layanan pengiriman paket. 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Belanja Iklan E-Commerce di Televisi Naik
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Gandeng Bukalapak Kembangkan UMKM Berbasis Pesantren