Sukses

Seberapa Kaya Warren Buffet di Usia Anda?

Liputan6.com, Jakarta - Warren Buffett dikenal sebagai salah satu investor terkaya di dunia. Kekayaannya terus bertambah setiap hari. Saat ini, harta Buffett mencapai USD 90,5 miliar atau Rp 1.340,3 triliun (asumsi kurs Rp 14.810 per dolar AS).

Sering disebut sebagai “Penyihir dari Omaha”, Buffett tidak selalu sekaya seperti dirinya saat ini. Bahkan, sebanyak 99,7 persen kekayaannya dihasilkan setelah ulang tahunnya yang ke-52.

Ini tidak berarti Buffett, yang saat ini berusaha 84 tahun, terlambat memulai kariernya. Dia mulai membangun kekayaannya secara perlahan selama bertahun-tahun sejak usianya yang masih sangat muda.

Kira-kira berapa kekayaan Buffett saat seusia Anda? Mengutip Entrepreneur.com, Selasa (12/11/2018), berikut jejak kekayaan Buffett dari muda sampai sekarang.

Masa Anak-Anak dan Remaja

Buffett lahir pada 1930 dan sudah menunjukkan kecerdasan bisnisnya sejak masih anak-anak. Pada usia 11 tahun, Buffett sudah mulai membeli saham. Ia mulai taat pajak sejak menginjak usia remaja, dengan penghasilan dari bekerja sebagai loper koran dan bisnis pinball.

Setelah lulus SMA, Buffett membeli peternakan seluas 40 acre atau sekitar 161 meter persegi di kota asalnya, Omaha.

Menginjak Usia 20-an: Sempat Ditolak Berulang Kali

Setelah lulus kuliah, Buffett beberapa kali mencoba mendapat pekerjaan dengan mentornya Benjamin Graham. Bahkan, ia menawarkan untuk bekerja tanpa dibayar.

Namun, ia akhirnya kembali ke Omaha untuk bekerja dengan ayahnya sebagai pialang saham setelah ditolak oleh Graham berulang kali. Pada usia 21 tahun, kekayaan bersih Buffett hanya USD 20 ribu.

Namun, ia terus mengirimkan ide-ide investasi kepada Graham, yang pada akhirnya mempekerjakan Buffett beberapa tahun kemudian dengan gaji tahunan senilai USD 12 ribu.

Saat Graham pensiun, Buffett mulai menerapkan pelajaran yang ia dapat dari mentornya ke kemitraan investasi yang ia bentuk dengan teman dan kerabatnya. Begitu menginjak usia 26, kekayaan bersih Buffett antara USD 140 - 174 ribu.

 

 

2 dari 5 halaman

Usia 30-an: Berkshire Hathaway

Pada awal 1962, Buffett mengalokasikan hampir seluruh kekayaan bersihnya yang senilai USD 450 ribu untuk kemitraan investasinya. Langkah ini terbukti merupakan strategi cerdas. Kemitraannya tumbuh menjadi USD 17 juta, di mana sahamnya senilai USD 1,8 juta.

Buffett membeli saham pengendali Berkshire Hathaway pada 1965, perusahaan yang saat ini ia pimpin. Ini juga menjadi akhir dari kemitraan investasi yang melonjakkan kariernya.

Usia 40-an: Capai Tonggak Sejarah

Pada usianya yang ke-43, harta pribadi Buffett mencapai USD 34 juta. Pada 1972, ia membeli See’s Candies seharga USD 25 juta, perusahaan yang menarik keuntungan sekitar USD 2 miliar selama 50 tahun ke depannya.

Usia 40-an juga menjadi tonggak sejarah, di mana Buffett pertama kali mencapai kekayaan pribadi senilai USD 100 juta, yang ia capai pada 1978 pada usianya yang ke-48 seiring dengan terus berkembangnya Berskhire Hathaway.

 

 

 

 

3 dari 5 halaman

Usia 50-an: Masuk Daftar Orang Terkaya Forbes

Pada 1982, Forbes merilis daftar 400 orang terkaya. Buffett tidak pernah absen dari daftar ini setiap tahunnya. Saat itu, kekayaan Buffett tercatat sebesar USD 250 juta, seperempat menuju status miliardernya.

Dalam waktu yang singkat yaitu 3 tahun setelahnya, Buffett berhasil menerima gelar miliarder tersebut. Kekayaannya pun terus berlipat ganda hingga pada 1989, hartanya mencapai USD 3,6 miliar.

Usia 60-an: Bertambah Tiga Kali Lipat

Kesuksesan Berkshire membuat kekayaan Buffett terus bertambah, mulai dari USD 3,3 miliar pada 1990 menjadi USD 10,7 miliar pada 1995. Ini artinya kekayaan Buffett bertambah tiga kali lipat.

Kelipatan ini pun kembali terjadai pada pengujung dekade. Pada 1999, harta Buffett mencapai USD 36 miliar.

Usia 70-an: Kegiatan Filantropis

Walaupun terus menghasilkan uang dengan jumlah mengesankan, tetapi ternyata penghasilannya ini mulai melambat.

Buffett mencapai nilai kekayaan USD 32,3 miliar pada 2011 dan naik “hanya” ke angka USD 62 miliar pada 2008. Namun Buffett pun ternyata tidak bisa menghindar dari krisis finansial. Kekayaannya turun menjadi USD 37 miliar pada 2009.

Dengan kekayaan yang begitu melimpah, Buffett juga merupakan sosok filantropis yang dermawan. Pada 2006, ia merilis surat janji yang menyatakan akan menyumbangkan 85 persen kekayaannya ke lima yayasan dari waktu ke waktu.

 

4 dari 5 halaman

Saat Ini

Saat ini, Buffett menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Ia saat ini menduduki posisi ketiga dalam daftar orang terkaya Forbes, setelah Bill Gates dan Jeff Bezos.

Walaupun kekayaannya mencapai miliaran dolar, Buffett ternyata menjalani hidupnya secara sederhana dan menggunakan uangnya dengan bijak.

Perjalanan karier investasi Buffett ini pun menjadi bukti dan motivasi bahwa apa yang dicapainya sebenarnya dapat dilakukan semua orang dengan ketekunan dan kerja keras yang konsisten. (Felicia Margaretha)

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tengok Cara Anak Miliarder Menghabiskan Uang Orang Tua
Artikel Selanjutnya
Miliarder Ini Rogoh Rp 2,9 Triliun untuk Cari Alien