Sukses

Elon Musk Bakal Beli Saham Tesla Senilai Rp 304 Miliar

Liputan6.com, New York - Elon Musk akan beli saham Tesla senilai USD 20 juta atau sekitar Rp 304,03 miliar (asumsi kurs Rp 15.201 per dolar Amerika Serikat). Pembelian saham Telsa oleh Musk itu akan berasal dari koceknya.

Musk dan Tesla masing-masing setuju membayar USD 20 juta untuk menyelesaikan gugatan otoritas pada bulan lalu. Otoritas bursa AS atau SEC menuding Musk menyesatkan para investor ketika unggah status di media sosial Twitter pada 7 Agustus kalau dirinya "mengamankan dana" agar Tesla go private.

Sebagai bagian dari sanksi SEC, Musk juga setuju serahkan posisi sebagai chairman atau ketua Tesla meski ia tetap jadi CEO. Perusahaan akan tambah anggota dewan independen baru dan memiliki pengawasan yang lebih besar terhadap komunikasi Musk dengan publik.Demikian kutip dari laman CNN Money, Kamis (18/10/2018).

Adapun pembelian saham yang dilakukan Musk tidak biasa untuk para CEO. Sebagian besar direktur tidak habiskan uang mereka sendiri untuk beli saham perusahaan dengan harga pasar. Musk juga beli saham dengan uangnya sendiri pada Mei dan Juni 2018.

Tidak seperti transaksi sebelumnya, Musk akan beli saham secara langsung dari Tesla (bukan di pasar terbuka). Ini artinya dana akan langsung masuk ke perusahaan. Dalam aturan, Tesla tidak mengatakan secara eksplisit kalau pembelian saham Musk untuk bayar denda Tesla. Namun, nilai pembelian saham sama dengan dendanya. Tesla menolak berkomentar pembelian saham itu.

Komitmen pembelian saham senilai USD 20 juta oleh Elon Musk dinilai kecil. Saham Tesla sempat menguat di awal perdagangan tetapi melemah usai laporan wakil direktur bidang teknik Gilber Passin keluar dari perusahaan.

Namun, baik Passin dan Tesla tidak dapat dimintai komentar. Passin telah bersama lebih dari delapan tahun sejak perusahaan tersebut mulai produksi Model S. Adapun keluarnya sejumlah direksi Tesla telah mengkhawatirkan investor.

 

2 dari 2 halaman

Elon Musk Setuju Bayar Denda

Sebelumnya, Elon Musk setuju untuk mundur sebagai chairman atau pemilik Tesla dan juga membayar denda sebesar USD 20 juta pada Sabtu kemarin. kesepakatan tersebut untuk menyelesaikan dakwaan yang dilayangkan oleh lembaga pengawasan pasar modal Amerika Serikat (AS) yaitu Securities and Exchange Commission (SEC).

Dikutip dari CNN, Minggu (30/9/2018), dalam keputusan tersebut, Musk masih diperbolehkan untuk tetap menjabat sebagai CEO tetapi memang dirinya harus meninggalkan perannya sebagai chairman dalam jangka waktu 45 hari.

Dalam arsip pengadilan, dia tidak bisa kembali menduduki jabatan chairman dalam 3 tahun ke depan.

Dalam dokumen pengadilan tersebut juga menuliskan bahwa Elon Musk menerima kesepakatan dengan SEC tersebut tanpa mengakui atau menyangkal tuduhan yang dilayangkan oleh SEC.

Secara terpisah, Tesla juga setuju untuk membayar USD 20 juta karena perusahaan tidak bisa mencegah Elon Musk mengeluarkan pernyataan yang menyesatkan dalam akun twitternya.

"Denda senilai USD 40 juta akan didistribusikan kepada investor yang dirugikan di bawah proses yang disetujui pengadilan," kata SEC dalam siaran pers.

Selain itu, Tesla juga setuju untuk menunjuk dua direktur independen baru untuk dewannya dan membentuk komite dewan untuk mengawasi komunikasi Elon Musk.

Tesla menolak berkomentar. Seorang juru bicara menegaskan Musk akan diizinkan untuk tetap menjadi anggota dewan.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Dua Sejoli Pacaran di Atas Motor yang Melaju
Loading
Artikel Selanjutnya
6 Mobil Listrik Terbaik Saat Ini yang Bisa Anda Miliki
Artikel Selanjutnya
Gara-Gara Cuitan di Twitter, Elon Musk Kena Denda Ratusan Miliar Rupiah