Sukses

Arab Saudi Suntik Rp 14,9 Triliun ke Pesaing Tesla

Liputan6.com, Jakarta - Lucid Motors, perusahaan otomotif yang secara khusus memproduksi mobil elektrik, baru saja mendapat suntikan dana sebesar USD 1 miliar atau setara Rp 14,9 triliun (kurs USD 1 miliar: Rp 14.901) dari Arab Saudi.

Kesepakatan penanaman modal ini diumumkan awal pekan. Lucid disebut-sebut sebagai kompetitor dari Tesla, perusahaan otomotif milik Elon Musk.

Saat ini, Lucid tengah merencanakan sebuah mobil elektrik berperforma tinggi. Dikutip dari CNNMoney, sokongan dana dari Arab Saudi dikabarkan dapat membantu Lucid menyelesaikan pengembangan mobil pertamanya Lucid Air dan membangun pabrik di Casa Grande, Arizona.

Mobil Lucid Air akan mulai dipasarkan secara komersial pada 2020 mendatang. Kesepakatan ini membuat saham Tesla turun sebesar 2 persen.

Investasi ini merupakan langkah Arab Saudi untuk berdiversifikasi dari ketergantungannya pada minyak. 

Dilansir dari Verge, juru bicara Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi mengatakan, “Dengan berinvestasi pada pasar mobil listrik yang berkembang dengan cepat, PIF mendapat peluang jangka panjang, mendukung inovasi dan perkembangan teknologi serta meningkatkan pendapatan dan diversifikasi untuk kerajaan Arab Saudi.”

2 dari 3 halaman

Tesla

Sebelumnya, Arab Saudi juga telah berinvestasi di Tesla. Bulan lalu, CEO Tesla Elon Musk menyatakan bahwa Arab Saudi kini memegang hampir 5 persen saham perusahaan mobil listriknya itu.

Selain itu, sang CEO juga menyampaikan bahwa Arab Saudi telah mendesaknya agar menjadikan Tesla perusahaan swasta tertutup. Elon Musk sempat mengumumkan rencana tersebut Agustus lalu, namun kemudian dibatalkan.

3 dari 3 halaman

Harga

Performa Lucid air diharapkan dapat sebanding bahkan lebih superior dibanding mobil Model S Tesla.

Chief Technology Officer Lucid, Peter Rawlinson dulunya merupakan Wakil Presiden Direktur dan Chief Vehicle Engineer Tesla. Ia membantu mendesain Model S, mobil listrik terobosan Tesla.

Lucid Air diperkirakan akan dibanderol mulai USD 60 ribu atau sekitar Rp 893 juta, walaupun ada juga yang menyebutkan harganya bisa mencapai angka Rp 100 ribu atau Rp 1,49 miliar.

Setelah tahap ramp-up awal, Lucid diharapkan akan mampu memproduksi dan menjual sekitar 40 ribu mobil di seluruh dunia.

(Felicia Margaretha)

Wawancara Dirut LRT Jakarta
Loading
Artikel Selanjutnya
Disuntik Dana Segar Rp 7,5 Triliun, Mobil Listrik Byton Siap Lawan Tesla
Artikel Selanjutnya
Kini Umrah Dimulai Sejak 1 Muharam dan Bisa Jalan-Jalan ke Kota Lain