Sukses

Orang Terkaya RI: Main Bridge Bisa Cegah Pikun

Liputan6.com, Jakarta - Michael Bambang Hartono atau yang biasa dipanggil Bambang Hartono terus mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Sebagai orang terkaya RI, Bambang Hartono ternyata juga merupakan atlet tertua bridge yang berlaga di Asian Games 2018.

Melansir dari laman Forbes pada Maret 2018, salah satu bos Djarum Group tersebut tercatat memiliki kekayaan sebesar USD 16,7 miliar atau sekitar Rp 225 triliun. Dengan angka fantastis itu, Bambang memiliki pesan bagi siapapun yang ingin menjadi ahli atau pakar dibidangnya masing-masing.

Menurut Bambang, kunci untuk menjadi ahli dalam bidang tertentu adalah usaha sejak dini. Proses seseorang untuk berhasil pasti membutuhkan waktu yang tidak instan.

"Kita harus mulai belajar sedini mungkin. Mau jadi perenang? Kalau perlu pas lahir berojol, masukin air. Bayi lahir tidak akan tenggelam saat dimasukan air. Artinya, semua itu proses, dari dini sekali," tuturnya di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Hal tersebut ia terapkan sendiri. Bambang telah bermain bridge sejak dirinya menginjak sekolah dasar yakni 1 SD. Ia berujar, bermain bridge melatihnya agar tidak mudah lupa.

"Bridge adalah salah satu cabang olahraga yang jarang dimainkan. Jika Anda bermain bridge, maka ini akan membantu Anda untuk tercegah dari pikun atau mudah lupa. Karena Anda mengasah otak Anda setiap hari," pungkasnya.

Polli Bert Toar (64), partner Bambang Hartono yang akan berlaga di cabang bridge Supermixed Asian Games 2018 membenarkan, kelebihan Bambang adalah terletak pada ketelitiannya.

"Positifnya memang dia ini sangat teliti dan hati-hati. Jadi kalau lagi main dengan dia, strateginya memang dalam sekali," ungkapnya.

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

2 dari 3 halaman

Orang Terkaya Nomor 1 RI Ternyata Atlet Bridge Kelas Dunia

Orang terkaya nomor satu di Indonesia versi majalah Forbes, Bambang Hartono yang juga sebagai Founder Djarum, akan berlaga di Asian Games 2018 untuk cabang olahraga Brigde.

Di usia 79 tahun, Bambang menjadi atlet paling tua yang memperkuat tim nasional Indonesia. Bambang ternyata pemain Bridge yang dikenal di dunia. Berbagai kejuaraan dunia pernah dia ikuti dan menjadi juara. Pada 2008 dan 2009, Bambang memperoleh masing-masing perunggu untuk Kejuaraan Dunia Senior. 

Di Asia, pada 2009 dan 2011 di ajang Zona Asia Senior, Bambang memperoleh emas. Dan di ajang yang sama tahun 2017, orang terkaya di Indonesia ini menyabet medali perak.

Untuk mempersiapkan Asian Games ini, di tengah kesibukannya sebagai pebisnis, Bambang selalu menyempatkan waktu 2-3 jam untuk berlatih Bridge setiap akhir pekan.

"Kalau saya sedang latihan, tidak boleh ada yang ganggu," ujar dia di kantornya, Sabtu (11/8/2018).

Dia berharap cabang olahraga Bridge ini semakin populer di Indonesia dan dunia. Untuk itu di usianya yang tak kunjung muda lagi, dia siap mengawal hal itu.

Berlaga di kategori Super Mix

Di ajang Asian Games nanti, Bambang akan bermain di kategori Super Mix. Targetnyapun cukup tinggi, emas. Dalam Asian Games 2018 setidaknya ada 6 kategori yang akan dipertandingkan.

Bambang mengaku, sudah menjadi kewajibannya mengharumkan nama bangsa di ajang olahraga terbesar di Asia ini. Karena, dia menjadi salah satu tokoh yang mempopulerkan cabang olahraga Bridge di Indonesia.

"Sumbangsih Djarum ke negara itu ada dua, Bukutangkis dan Bridge. Jadi ini udah menjadi keharusan saya membela negara saya," katanya.

Keluarga Hartono yang merupakan dua saudara Budi dan Michael Bambang Hartono merupakan keluarga terkaya dan jadi nomor satu di Indonesia. Total kekayaan dua bersaudara tersebut mencapai USD 32,3 miliar berdasarkan versi Forbes. Kekayaan Bambang Hartono sekitar USD 16,7 miliar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Video Populer Bisnis

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Ikut Berlaga di Asian Games 2018, Orang Terkaya RI Main Bridge Sejak 1 SD
Artikel Selanjutnya
Kapan Orang Terkaya RI Bela Timnas di Laga Bridge Asian Games?