Sukses

Curhat Enggartiasto Lukita Jarang Olahraga Sejak Jadi Mendag

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi pejabat tinggi negara sekelas menteri adalah hal yang membanggakan sekaligus menyita waktu. Mungkin seperti itulah yang ada di benak Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita.

Enggartiasto ternyata mengaku hobi berolahraga dengan mengunjungi pusat kebugaran.

"Cross training, supaya cari keringet lah. Kalau enggak pusing mikirin macam-macam," ucapnya ketika ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Sebelum kesibukan menjadi menteri menyita waktunya, dia mengatakan bisa rutin pergi ke pusat kebugaran setiap pekan.

"Kalau dulu, saya seminggu minimum 3-5 kali. Tapi sekarang, waktunya tidak tentu, karena kalau tidur di bawah 5 jam saya tidak berani olahraga," ujar Enggartiasto Lukita sembari terkekeh.

Selain gemar nge-gym, Enggartiasto juga mengaku bahwa dia gemar berenang. Tapi sama seperti sebelumnya, hobi itu sudah lama tidak dilakukan lantaran kesibukan. 

Ketika ditanya apa hobinya saat ini, sambil tersenyum dia menjawab, bekerja.

"Hobinya sekarang? Kerja, kerja, kerja. Kayak semalam, pulang malam tapi bawa dua koper. Ya kerja dulu, baru tidur," tutup Enggartiasto Lukita tertawa.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Tak Ada Izin Impor Jeruk Mandarin buat Imlek, Ini Kata Mendag

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan impor jeruk mandarin tidak masuk dalam permohonan izin impor yang diberikan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Impor jeruk jenis ini biasanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jeruk jelang perayaan Imlek.

Enggar menyatakan, pihaknya bukan tidak mengeluarkan izin impor jeruk mandarin. Namun, jeruk tersebut tidak masuk dalam permohonan impor yang diajukan importir.

"Bukan enggak dikeluarin, enggak masuk dalam permohonan. Ya enggak ada di dalam daftarnya," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Meski demikian, Enggar meminta masyarakat tidak khawatir. Sebab, masih ada jeruk lain yang bisa dikonsumsi saat perayaan Imlek nanti.

"(Jeruk) Kino banyak, (jeruk) Pakistan banyak, (jeruk) Pontianak banyak, (jeruk) Garut banyak," tandas dia.

Artikel Selanjutnya
Mendag: Impor Beras Bukan Berarti Pemerintah Tak Peduli Petani RI
Artikel Selanjutnya
Penjelasan Mendag soal Impor Jagung 171 Ribu Ton