Sukses

Kementerian PANRB: Belum Semua Daerah Ajukan Usulan Formasi CPNS

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan belum seluruh pemerintah daerah (pemda) mengajukan usulan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) hingga awal Februari ini. Padahal, tenggat waktunya akhir Januari 2018.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman mengungkapkan, sudah hampir seluruh pemda dan kementerian/lembaga mengusulkan formasi CPNS. Namun, ada juga yang meminta perpanjangan waktu.

"Usulan formasi sudah masuk di akhir Januari ini, itu kan memang waktu idealnya. Hanya saja, ada beberapa daerah yang perlu perpanjangan waktu mungkin kan perhitungannya tidak sesederhana yang dibayangkan," kata Herman saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Saat ini, dia menjelaskan, Kementerian PANRB masih menunggu usulan formasi CPNS dari seluruh kementerian/lembaga dan pemda. Dengan begitu, bisa segera dilakukan pembahasan dan penetapan jatah formasi dari Menteri PANRB Asman Abnur.

Jika sudah ditetapkan jumlah formasi CPNS, barulah kemudian pemerintah mengumumkan secara resmi lowongan CPNS.

"Ini masih dalam tahap pembahasan dan pendalaman. Nanti kalau sudah masuk semua usulan formasi CPNS, barulah ditetapkan formasinya oleh Menteri PANRB. Lalu nanti pengumuman," Herman menjelaskan.

Sayangnya, Herman belum berani memastikan kapan pengumuman rekrutmen CPNS 2018, apakah Februari, Maret, atau April ini.

Dia hanya mengungkapkan bahwa pemerintah akan membuka lowongan CPNS separuh dari jumlah PNS yang akan pensiun pada tahun ini sebanyak 220 ribu orang. Itu artinya, lowongan CPNS hanya 110 ribu kursi di 2018.

"Kan yang pensiun 220 ribu. Nah formasi CPNS di bawah 220 ribu. Kalau Pak Menteri PANRB bilang kan setengahnya (dari jumlah PNS pensiun). Tapi tentunya kita akan melihat kebutuhan dan keuangan negara," tandas Herman.

1 dari 2 halaman

Buka Lowongan di 2018, Ini CPNS yang Dicari Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi masih menunggu usulan kebutuhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari setiap kementerian, lembaga, dan daerah. Hal ini menyusul rencana penerimaan CPNS sekitar 250 ribu posisi pada 2018.

"Masih dalam proses pengusulan dari masing-masing kementerian, lembaga, dan daerah," kata Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja melalui pesan singkatnya kepada Liputan6.com, Jakarta, pada 3 Januari 2018. 

Dia memastikan, lowongan jabatan CPNS yang dibuka pada tahun ini tidak akan ada posisi tenaga administrasi. Karena itu, pentingnya validasi oleh kementerian, lembaga, dan daerah.

"Kemungkinan besar belum (tenaga administrasi), jadi pentingnya validasi seperti ini," Setiawan berujar.

Dia mengaku, Kementerian PANRB akan mengkaji secara selektif pemberian formasi CPNS untuk daerah yang realisasi belanja pegawainya sudah tinggi. "Akan dikaji secara selektif bagi daerah yang belanja pegawainya sudah tinggi," ucapnya.

Saat dikonfirmasi mengenai adakah perubahan mekanisme sistem perekrutan CPNS pada 2018, Setiawan pemerintah akan melakukan evaluasi dalam bulan ini. "Belum ada, minggu kedua ini masih akan dilihat hasil evaluasi," tuturnya.

Setiawan mengatakan, pemerintah mencari CPNS yang memiliki kompetensi untuk menyesuaikan perkembangan zaman. "Profil aparatur sipil negara (ASN) ke depan, beintegritas, melayani, profesional, enterpreneurship, serta memahami teknologi informasi, dan menguasai bahasa asing," tukasnya.

 

Artikel Selanjutnya
41.708 Orang Sudah Daftar CPNS Lewat Sekolah Kedinasan
Artikel Selanjutnya
Top 3: Segera Daftar Lowongan Kerja di Freeport Indonesia