Polisi Selidiki Meninggalnya Striker Tenerife Jesus de Miguel

Kepolisian Spanyol menyelidiki kematian striker CD Tenerife, Jesus de Miguel (30), setelah benturan dengan kiper FC Andorra.

Diterbitkan 03 November 2026, 23:47 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Nasional Spanyol resmi membuka penyelidikan atas kematian penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, 30 tahun, setelah benturan dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono, dalam laga LaLiga 2.

Sejumlah sumber di markas kepolisian provinsi membenarkan langkah tersebut kepada kantor berita EFE, sebagaimana dilansir AS, Selasa (3/11/2026). Perkara ini telah ditempatkan di bawah pengawasan otoritas kehakiman.

De Miguel mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Nuestra Senora de La Candelaria, beberapa jam setelah insiden yang terjadi pada Senin (2/11/2026).

Laga Dihentikan usai Benturan

Benturan terjadi pada masa tambahan waktu babak kedua di Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez saat kedudukan masih 2-2. De Miguel mengejar bola lambung yang melintasi garis tengah, sementara Owono maju meninggalkan gawang untuk berebut bola.

Kontak keras tidak terhindarkan. De Miguel terkapar dan kehilangan kesadaran di lapangan.

Para pemain dari kedua kesebelasan panik dan segera memanggil tim medis. Penanganan darurat dilakukan selama beberapa menit di lapangan sebelum De Miguel dievakuasi menggunakan tandu.

Wasit Perez Hernandez asal Madrid kemudian memberi tahu kapten dan pelatih kedua tim bahwa pertandingan tidak dapat dilanjutkan.

Setelah dievakuasi, De Miguel dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Belum ada kesimpulan mengenai kemungkinan pertanggungjawaban pidana pihak yang terlibat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pertaruhan Persib Bandung di Markas Melbourne Victory

Yus Mei Sawitri, Harley IkhsanTim Redaksi
Copy Link
Batalkan