Andre Caldas Ungkap Kunci Sukses Arema FC Pesta Gol di I League Cup

Arema FC membantai RANS 4-0 di I League Cup 2026/2027 dengan Samuel Otusanya cetak hattrick

Diterbitkan 03 November 2026, 22:41 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Malang - Arema FC mengawali I League Cup 2026/2027 dengan meyakinkan. Ahmad Alfarizi dan kawan-kawan menang 4-0 atas RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (3/11/2026), sehingga memimpin Grup L dengan tiga poin.

Striker asal Nigeria, Samuel Otusanya, tampil sebagai bintang lewat torehan hattrick. Satu gol lainnya dicatatkan pemain pengganti, Hanif Sjahbandi. Hasil ini disambut positif pelatih sementara Arema, Andre Caldas, karena timnya baru saja kalah 1-3 dari Bali United di ajang BRI Super League.

Secara materi, Singo Edan unggul atas RANS Nusantara yang kini berkompetisi di Championship. Namun Arema tetap perlu beradaptasi di I League karena hanya boleh menurunkan tiga pemain asing.

"Saya tidak melihat skor di laga ini. Yang terpenting kami kami kemenangan. Serta memberikan kesempatan bermain untuk sejumlah pemain," kata Andre.

Lambat Panas, Irama Baru Muncul Setelah 20 Menit

Arema tidak langsung dominan. Mereka butuh waktu untuk membangun chemistry, sementara RANS Nusantara sempat bermain lebih cair pada awal pertandingan. Setelah 20 menit, barulah permainan Arema mengalir.

"Setelah 20 menit, kami menemukan ritme permaian. Dan ini bukan pertandingan yang mudah. RANS Nusantara tim yang bagus. Meskipun bermain di kasta kedua, mereka tim yang bersaing di papan atas," lanjut Andre.

Kemenangan ini juga menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Arema jelang lanjutan BRI Super League. Pada Jumat (6/11/2026), mereka dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Madura United.

Kunci Kemenangan Menurut Caldas

Andre Caldas membeberkan faktor yang mengantar timnya menang telak. Ia menilai hasil tersebut lahir dari kepatuhan pemain menjalankan skema yang disiapkan sejak awal.

"Jika melihat skornya, mungkin orang akan menganggap pertandingan ini mudah bagi Arema. Namun, kita harus menyadari, awal pertandingan tidak berjalan dengan baik. Kami bermain kurang bagus dalam 20 menit awal," jelasnya.

Menurutnya, kunci utama adalah gol pembuka pada menit ke-25. Momen itu melepaskan beban di pundak para pemain Arema, apalagi mereka dituntut menang karena tampil di Stadion Kanjuruhan menghadapi tim dari kasta kedua.

Kunci berikutnya, Arema menjaga intensitas permainan setelah unggul. Mereka tidak memberi ruang bagi RANS Nusantara untuk berkembang hingga peluit akhir.

"Kami bermain sebagai tim. Yang terpenting, pemain tetap agresif dan menekan sepanjang pertandingan," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Barcelona vs Aston Villa di Liga Champions 2026/2027

iwan.setiawan.1, Wiwig Prayugi, Harley IkhsanTim Redaksi
Copy Link
Batalkan