Sukses

Presiden Jokowi Belum Ajukan Nama Calon Gubernur BI

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengusulkan nama yang akan diajukan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru kepada DPR. Hal ini menyusul akan berakhirnya masa jabatan Agus Martowardojo sebagai Gubernur BI pada Mei 2018.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, pengusulan nama pengganti Gubernur BI akan dilakukan pada minggu ketiga Februari. Masih ada waktu beberapa minggu bagi Presiden Jokowi untuk memilih nama yang akan diusulkan ke DPR.

"Pengusulan ke DPR, setahu saya pertengahan Februari. Jadi kita masih punya cukup waktulah sampai dengan pertengahan (Februari). Minggu ketiga Februari kalau tidak salah diusulkan ke DPR. Jadi memang belum waktunya," ujar dia di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Sementara untuk satu jabatan Deputi[ Gubernur BI‎ ]( 3239677 "")yang juga akan habis masa jabatannya pada April 2018, Pratikno menyatakan Presiden telah mengajukan tiga nama ke DPR. Surat pengajuan nama tersebut sudah dikirimkan ke DPR dua pekan lalu.

"Sudah diajukan, ada tiga nama yang diajukan Presiden kepada DPR. Jadi surat itu sudah masuk ke DPR, mungkin sekitar dua minggu lalu sudah diajukan ke DPR. Jadi sekarang proses pengisian satu Deputi Gubernur BI yang kosong itu ada di DPR. Sedangkan untuk mengusulan calon Gubernur BI memang belum diusulkan oleh Presiden ke DPR karena memang waktunya masih cukup," tandas dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Masa Bakti Selesai Mei 2018, Gubernur BI Fokus Selesaikan Tugas

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo akan menyelesaikan tugasnya pada Mei 2018. Agus mengatakan, pihaknya saat ini akan fokus menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Agus menyampaikan hal itu usai melaksanakan ibadah salat Jumat di BI Jakarta, Jumat (26/1/2018).

"Kalau kepemimpinan BI, saya akan purnatugas di Mei 2018, dan saya tentu fokus untuk menyelesaikan tugas saya dengan baik," kata dia.

Agus mengatakan, pihaknya meyakini transisi bisa berjalan dengan baik. Agus menjabat sebagai Gubernur BI pada Mei 2013, masa jabatan akan selesai Mei 2018 atau tepat lima tahun.

"Kami akan meyakini kalau seandainya ada transisi, transisinya akan dijalankan dengan baik," ujar dia.

Dia juga percaya kebijakan BI akan tetap konsisten menjaga stabilitas sistem keuangan dan makro ekonomi.

"Dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan, stabilitas makro ekonomi, dan seluruh bauran kebijakan BI akan tetap konsisten dari yang lalu sampai ke depan," kata dia.

Sebagai tambahan, sebelum menjabat sebagai Gubernur BI, Agus Martowardojo menjabat sebagai Menteri Keuangan. Agus menjabat dari Mei 2010 hingga April 2013. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.

 

 

Artikel Selanjutnya
Survei BI: Inflasi Pekan Keempat Januari 0,73 Persen
Artikel Selanjutnya
Masa Bakti Selesai Mei 2018, Gubernur BI Fokus Selesaikan Tugas