Sukses

6 Fakta Unik Jeff Bezos, Pria Berharta Rp 1.354 Triliun

Liputan6.com, Jakarta - Peringkat teratas orang terkaya dunia kini ditempati oleh pendiri dan CEO Amazon, Jeff Bezos. Pada perayaan hari diskon (Black Friday) di Amerika Serikat lalu, kekayaan pria berkepala plontos ini meningkat jauh ke angka US$ 100,2 miliar atau Rp 1.354 triliun (asumsi kurs Rp 13.513 per dolar Amerika Serikat).

Meski kini menyandang gelar sebagai orang terkaya di dunia, Jeff Bezos masih memiliki kebiasaan unik yang tak banyak dilakukan orang pada umumnya. Apa saja? Berikut ulasannya melansir asiaone.com,Selasa (28/11/2017):

1. Menyewa pelatih kepemimpinan untuk dirinya

Bos Amazon ini dikenal sebagai bos yang sangat kompetitif. Itulah mengapa ia sering meluapkan emosi pada bawahannya. Demi menjaga emosinya untuk bisa lebih terkontrol, Bezos pun akhirnya menyewa pelatih kepemimpinan pribadi. Diharapkan, hal ini bisa membuat dirinya lebih peka terhadap perubahan yang terjadi di perusahaan.

2. Punya aturan 'Two Pizza Rule'

Bezos punya peraturan unik untuk mengukur seberapa banyak orang yang perlu datang saat rapat, yakni dengan peraturan Two Pizza Rule. Aturan ini ia terapkan agar setiap rapat bisa berjalan dengan produktif dan maksimal.

Aturan Two Pizza Rule berarti, jika setiap orang yang hadir rapat bisa mendapatkan dua slice pizza, maka terlalu banyak orang yang datang dalam rapat tersebut.

Hal ini bermakna  hal penting yang membuat suatu rapat produktif adalah jumlah orang yang hadir. Dalam kasus Jeff Bezos, artinya setiap rapat akan dihadiri antara lima sampai delapan orang.

 Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

3. Tidak suka presentasi menggunakan power point

Demi bisa memicu pemikiran kritis dari para pegawainya, Bos Amazon ini melarang penggunaan Powerpoint presentation pada 2014. Sebagai gantinya, ia meminta para pegawai untuk menulis proposal sepanjang 6 halaman apabila ingin mempresentasikan sesuatu.

Menurut Bezos, penggunaan PowerPoint ini hanya akan membatasi perkembangan ide dan kreativitas seseorang.

"Presentasi bergaya Powerpoint hanya akan membuat kita mengabaikan gagasan, menghilangkan poin-poin penting, dan mengabaikan keterkaitan gagasan," tulis Bezos dalam email yang dikirim ke pegawainya.

4. Punya mimpi bisa mengeksplorasi ruang angkasa

Pendiri Amazon.com ini ingin melihat perjalanan ke luar angkasa seperti perjalanan menggunakan pesawat terbang. Ia menuturkan, kalau perusahaannya Blue Origin Llc juga menerbangkan kapsul New Shepard ke luar angkasa. Bezos melihat, potensi pariwisata dari misi ke luar angkasa. Ia pun ingin menurunkan biaya perjalanan lewat pesawat luar angkasa.

"Industri hiburan sering dapat menjadi pendorong teknologi yang kemudian untuk mencapai tujuan. Kali ini misi pariwisata, dank arena kami yakin dapat sering terbang akan menjadi pendorong nyata dari teknologi kami," ujar dia seperti dikutip dari laman Bloomberg.

Roket Blue Origin’s yaitu New Shepard telah melakukan uji terbangnya pertama pada 2015. Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong dua miliarder tersebut untuk mengembalikan kejayaan Amerika Serikat pada era Apollo pada 1970. Dengan mengikuti permintaan tersebut, the National Aeronautics and Space Administration bulan lalu juga mulai mencari tahu apakah misi berawak dapat dipercepat pada awal tahun depan.

Miliarder berusia 53 tahun ini menyatakan kalau dirinya telah terpesona dengan ruang angkasa sejak usia 5 tahun. Ia menyaksikan bagaimana astronot Apollo Neil Armstrong berjalan di bulan. CEO Amazon.com Inc mengatakan Blue Origin sekarang memiliki lebih dari 1.000 karyawan.

 

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

5. Membangun jam 10 ribu tahun

Pendiri dari perusahaan teknologi terbesar dunia Jeff Bezos membuat sebuah jam raksasa di dalam gua di Texas, Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, uang yang dikeluarkan Bezos untuk jam ini mencapai US$ 42 juta. Dilaporkan, jam ini akan mampu untuk menunjukkan waktu selama 10 ribu tahun.

6. Banyak tidur dan tidak menggunakan alarm

Tidur ternyata masuk sebagai agenda prioritas Jeff Bezos. Menurutnya, tidur yang cukup bisa membantunya menelurkan pemikiran cerdas dan berani.

"Tidur selama delapan jam sangat berguna bagi saya. Dan saya sangat mencoba untuk membuat hal itu prioritas," tutur Bezos dalam sebuah wawancara.

Selain tidur dalam waktu cukup lama, miliarder satu ini juga tidak suka menggunakan alarm. Ia lebih suka bangun tidur secara natural.

Loading