Harga BBM Premium Bakal Turun, Ini Hitungan DPR

Ketua Komisi VII DPR, Kardaya Warnika menyambut baik rencana penurunan harga BBM.

Diterbitkan 15 Januari 2015, 20:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR, Kardaya Warnika mengaku senang atas rencana pemerintah menurunkan harga BBM.

"Pertama kalau harga BBM itu turun rendah, kita tentu sebagai rakyat senang tidak ada rakyat tidak senang," kata Kardaya, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Menurut Kardaya, kewajaran dari penurunan harga BBM dikarenakan harga minyak dunia  merosot. Kini harga minyak dunia di kisaran US$ 48 per barel. " Lalu kenapa turun itu wajar karena harga minyak mentahnya turun," tegasnya.

Berdasarkan perhitungannya harga minyak dalam jangka 25 November sampai 24 Desember rata-rata turun, harga BBM rata-rata di Singapura (Menan of Plate Singapur/MoPS) migas 92 US$ 73  per barel.

Jika dihitung dengan formula harga BBM Indonesia MoPS tersebut di tambah alpha Rp 750 per liter. Kemudian US$ 73 dikalikan kurs dolar saat ini Rp 12.500.

"Satu barel itu 159 liter dibagi ketemulah harga BBM di Singapura berdasarkan MoPS perliter pada periode itu hitungan kasar saya Rp 6.500 per liter," kata Kardaya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan, pemerintah akan menurunkan harga BBM. Saat ini masih dalam perhitungan, akan tetapi kemungkinan harga BBM menjadi Rp 6.400-Rp 6.500. Harga BBM diturunkan dinilai untuk menjaga inflasi di bawah lima persen. (Pew/Ahm)

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Informasi terkini mengenai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dari berbagai penyedia seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, serta panduan terkait pendaftaran QR Code BBM subsidi dan jenis-jenis BBM yang tersedia.
    Harga BBM
  • Harga BBM Turun