Harga BBM Pertamina Dex per 1 September 2026, Naik di Semua Provinsi

Harga BBM Pertamina Dex naik mulai 1 September 2026. Simak rincian harga di semua provinsi, alasan kenaikan, dampak, dan tips hemat BBM diesel.

Diterbitkan 01 September 2026, 14:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga BBM Pertamina Dex resmi naik mulai 1 September 2026. Penyesuaian ini berlaku bersamaan dengan kenaikan harga Dexlite dan Pertamax Turbo di seluruh SPBU Pertamina. Pemilik mobil bermesin diesel kini harus menyiapkan anggaran lebih untuk mengisi tangki bahan bakar setiap bulan.

Kenaikan harga kali ini tidak seragam di semua daerah. Selisih harga antar provinsi bisa mencapai lebih dari Rp 2.000 per liter, tergantung lokasi SPBU. Situasi ini membuat banyak pengendara bertanya, berapa harga BBM Pertamina Dex di wilayah mereka dan apa yang membuat harga naik saat ini.

Pada artikel ini, Liputan6.com telah merangkum penyesuaian harga BBM Pertamina Dex per 1 September 2026, alasan di balik kenaikan, daftar harga lengkap di semua provinsi, dampaknya bagi pengguna kendaraan diesel, serta tips menghemat konsumsi bahan bakar dari berbagai sumber, Selasa (1/9/2026). Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Penyesuaian Harga BBM Pertamina Dex dan BBM Non-Subsidi Lainnya Per 1 September 2026

Pertamina menyesuaikan harga tiga produk BBM non-subsidi mulai Selasa, 1 September 2026, pukul 00.00 WIB. Tiga produk itu adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap dijual dengan harga sebelumnya di seluruh wilayah.

Berdasarkan harga acuan di Jabodetabek dan sebagian Jawa, berikut rincian penyesuaian harga BBM non-subsidi yang berlaku mulai 1 September 2026:

- Pertamax Turbo (RON 98): dari Rp 18.300 menjadi Rp 19.600 per liter

- Dexlite: dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter

- Pertamina Dex: dari Rp 21.150 menjadi Rp 25.200 per liter

Alasan Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

Penyesuaian harga BBM non-subsidi mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah. Formula ini memperhitungkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta komponen pajak. Ketiga faktor ini bergerak setiap bulan sehingga harga BBM non-subsidi ikut disesuaikan secara berkala.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa penyesuaian harga hanya dilakukan pada sebagian produk BBM non-subsidi, yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Produk BBM non-subsidi lainnya, seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95, tidak mengalami penyesuaian harga.

Pertimbangan penyesuaian ini, menurut Kitty, memperhatikan keekonomian, daya beli, dan kondisi sosial masyarakat. Pertamina menegaskan penyesuaian harga tidak mengubah komitmen menjaga kualitas produk maupun pelayanan kepada konsumen di seluruh SPBU.

Harga Pertamina Dex per 1 September 2026 di Semua Provinsi

Harga Pertamina Dex berbeda di tiap wilayah karena memperhitungkan ongkos distribusi dan pajak daerah masing-masing. Berikut rincian harga Pertamina Dex per provinsi yang berlaku mulai 1 September 2026:

- Aceh: Rp 25.750

- Sumatera Utara: Rp 25.750

- Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Rp 26.300

- FTZ Batam: Rp 23.950

- Jambi: Rp 25.750

- Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung: Rp 25.750

- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Rp 25.200

- Bali: Rp 25.200

- Nusa Tenggara Barat: Rp 25.200

- Nusa Tenggara Timur: Rp 25.200

- Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur: Rp 25.750

- Kalimantan Utara: Rp 26.300

- Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat: Rp 25.750

- Papua Barat: Rp 25.750

- Papua Barat Daya: Rp 25.750

Sementara itu, Pertamina Dex belum tersedia di FTZ Sabang, Maluku dan Maluku Utara, Papua, serta Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Dampak Kenaikan Harga Pertamina Dex dan Dexlite

Kenaikan harga Pertamina Dex dan Dexlite berpotensi memberi efek berantai ke berbagai sektor. Berikut potensi dampak yang perlu diperhatikan pengguna dan pelaku usaha:

- Biaya Operasional Kendaraan Diesel Bertambah: Pemilik mobil diesel pribadi maupun armada logistik harus menambah anggaran bahan bakar bulanan seiring kenaikan harga di semua provinsi.

- Ongkos Distribusi Barang Berpotensi Naik: Truk dan kendaraan pengangkut barang banyak yang menggunakan Dexlite, sehingga kenaikan harga BBM ini bisa mendorong biaya kirim naik.

- Harga Kebutuhan Pokok Berisiko Terdampak: Jika ongkos distribusi naik, sebagian pelaku usaha bisa menyesuaikan harga jual barang untuk menutup tambahan biaya transportasi.

- Minat Beralih ke Kendaraan Berbahan Bakar Bensin: Selisih harga antara diesel dan bensin yang makin dekat bisa membuat sebagian calon pembeli mobil mempertimbangkan opsi mesin bensin.

- Permintaan Solar Subsidi Berpotensi Naik: Sebagian pengguna Dexlite bisa beralih ke Biosolar Subsidi yang harganya tetap Rp6.800 per liter, meski peruntukannya berbeda.

Tips Menghemat Konsumsi BBM Mobil Diesel

Di tengah kenaikan harga, ada beberapa cara yang bisa membantu menekan konsumsi BBM mobil diesel. Berikut tips yang bisa langsung diterapkan:

- Jaga Putaran Mesin Tetap Rendah: Mengemudi dengan RPM stabil dan tidak berlebihan membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien dibanding sering menginjak gas mendadak.

- Rutin Servis dan Ganti Filter: Filter udara dan filter solar yang kotor membuat mesin bekerja lebih berat sehingga konsumsi BBM ikut meningkat dari kondisi normal.

- Periksa Tekanan Ban Secara Berkala: Ban yang kurang angin menambah hambatan gelinding, membuat mesin butuh tenaga ekstra dan bahan bakar lebih boros dari seharusnya.

- Kurangi Beban Berlebih di Kendaraan: Barang yang tidak diperlukan sebaiknya diturunkan dari mobil karena beban tambahan membuat konsumsi bahan bakar ikut naik.

- Gunakan BBM Sesuai Spesifikasi Mesin: Memilih jenis BBM yang sesuai anjuran pabrikan membantu mesin bekerja optimal sekaligus menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar.

Tanya Jawab Seputar Harga BBM Pertamina Dex

Berapa harga Pertamina Dex per 1 September 2026? Harga Pertamina Dex berkisar Rp 23.950 hingga Rp 26.300 per liter, tergantung provinsi, setelah naik dari harga sebelumnya di kisaran Rp 21.150.

Mengapa harga Pertamina Dex naik? Kenaikan mengacu pada formula pemerintah yang memperhitungkan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan pajak, dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Apakah harga Pertalite dan Biosolar Subsidi ikut naik? Tidak. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Biosolar Subsidi tetap Rp 6.800 per liter di seluruh provinsi.

Provinsi mana yang punya harga Pertamina Dex tertinggi? Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara mencatat harga tertinggi, yaitu Rp 26.300 per liter.

Apakah semua provinsi menjual Pertamina Dex? Selum. Beberapa wilayah seperti FTZ Sabang, Maluku, Papua, dan Papua Tengah belum tercatat menjual Pertamina Dex per 1 September 2026.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6