Liputan6.com, Jakarta Melamar kerja saat ini tentu bukan persoalan mudah mengingat kompetisi pencarian kerja semakin ketat. Untuk itu, Anda perlu mengetahui apa saja yang dapat dilakukan pelamar agar disukai Manajer HRD.
Â
Mengutip laman Career Realism, Selasa (9/12/2014), menyenangkan sang penerima kerja berarti membuka peluang dan kemungkinan agar Anda bisa bekerja di perusahaan yang diinginkan.
Â
Di sesi wawancara, banyak manajer yang ternyata menilai prospek penerimaan kerja berdasarkan aspirasi dan tekad sang pelamar kerja.
Â
Masalahnya, banyak pelamar kerja yang justru terlihat gugup di depan para manajer hingga mengurangi prospeknya untuk diterima kerja. Berikut lima hal yang dilakukan pelamar kerja dan disukai manajer HRD:
Â
1. Mengikuti instruksi
Â
Manajer HRD akan merasa sangat senang jika menemukan kandidat yang memenuhi seluruh instruksi saat melamar sebuah pekerjaan. Pasalnya terdapat sejumlah prosedur yang dapat memunculkan bakat sang pelamar.
Â
Sayangnya, masih banyak pelamar kerja mengabaikan hal kecil yang diminta perusahaan tempatnya melamar.
Â
2. Fokus berkomunikasi
Â
Saat pelamar kerja memahami dengan baik bisnis perusahaan, para manajer akan tertarik berbincang dengannya. Apalagi jika dia mampup menunjukkan bahwa bakatnya dapat membantu perusahaan untuk menggapai berbagai target.
Â
Saat Anda fokus berkomunikasi mengenai penyelesaian masalah di kantor, para manajer akan sangat menyukainya. Berbicara mengenai pekerjaan akan jauh lebih baik dari sekadar menjabarkan kemampuan prbadi yang dimiliki saja.
Â
3. Memiliki selera humor
Â
Bekerja dengan serius tentu merupakan hal yang sangat penting. Tapi bukan berarti Anda menampikkan selera humor saat berhadapan dengan manajer HRD di sebuah perusahaan.
Â
Selera humor tersebut dapat membuatnya mengenal kepribadian dan cara Anda mendalami sebuah bisnis. Memberikan bumbu humor di sela wawancara kerja tentu akan terdengar sangat menarik.
Â
4. Menunjukkan contoh kerja
Â
Tak ada yang lebih baik untuk memahami bakat seseorang selain menampilkan keunggulannya. Anda isa melakukannya dengan memberikan contoh cara kerja Anda dapat melalui tulisan atau presentasi lisan.
Â
5. Menanyakan pertanyaan baik
Â
Wawancara kerja seharusnya membuat Anda memahami keinginan dan pola kerja perusahaan. Saat ada yang tidak pahami dan Anda berhasil memberikan pertanyaan baik, itu akan menarik perhatian sang manajer. (Sis/Nrm)
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/775191/original/088425000_1417683732-Friends-with-co-workers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4928386/original/099219200_1724670818-Ilustrasi_mencari_pekerjaan__lowongan_kerja.jpg)