Jero Wacik Absen, Peresmian SPBG di Lebak Bulus Batal

Peresmian pengoperasian dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan satu Mother Station terpaksa ditunda karena kesibukan Menteri ESDM,

Diterbitkan 07 Maret 2014, 15:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus agresif membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) sebagai percepatan program konversi gas. Sayangnya, peresmian pengoperasian dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan satu Mother Station terpaksa ditunda karena kesibukan Menteri ESDM, Jero Wacik.

Menurut pantauan Liputan6.com, Jumat (7/3/2014), sejak pukul 13.00 WIB, SPBG di bilangan Pondok Cabe, Lebak Bulus, Jakarta Selatan sudah bersolek menyambut Menteri ESDM, direksi PT Pertamina (Persero) dan seluruh tamu undangan yang menghadiri acara peresmian infrastruktur CNG proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013.

Namun sampai dengan pukul 15.00 WIB, acara peresmian tak kunjung dimulai. Terdengar kabar bahwa sang Menteri terpaksa membatalkan kehadirannya karena alasan kesibukan. Pembawa acara pun akhinya meminta maaf atas penundaan acara tersebut sampai batas waktu yang tak dapat ditentukan.

"Mohon maaf , peresmian CNG tidak dapat dilaksanakan hari ini. Diharapkan kehadiran para tamu undangan pada peresmian mendatang," ujarnya.

Saat dimintai keterangan dari beberapa pihak yang enggan disebutkan namanya, Pertamina tidak dapat meresmikan tanpa kehadiran Jero Wacik, karena ini merupakan proyek pemerintah yang diamanahkan kepada BUMN migas itu.

"Pak Jero nya sibuk, jadi acara ditunda. Kami sih mau saja meresmikan karena Direktur Pertamina pun sudah sempat datang tadi. Tapi karena ini proyek pemerintah jadi tidak bisa kami laksanakan peresmiannya sendiri," ujarnya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2012 yang menyebut Pertamina ditugaskan untuk melakukan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar berupa CNG. Dan pemerintah telah mengalokasikan pasokan bagi transportasi.

Pengadaan gas untuk tiga infrastruktur, terutama di wilayah Lebak Bulus ini sebesar 5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). SPBG ini akan memperoleh alokasi gas sebesar 1 juta MMSCFD atau sekitar 30 ribu liter setara premium (LSP).

Selain itu, SPBG di Ragunan dengan alokasi gas 1 juta MMSCFD atau sekitar 30 ribu LSP dan 3 juta MMSCFD atau 90 ribu LSP untuk Mother Station di wilayah Cibubur.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6