Usai Pembakaran Pesawat AMA, Politisi PDIP Serukan Perdamaian Papua

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun meminta pemerintah hadir menyelesaikan konflik secara menyeluruh usai pembakaran pesawat AMA.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 04 Juli 2026, 14:15 WIB
Pesawat AMA dengan kode penerbangan PK-RCY dilaporkan dibakar KKB. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan mengedepankan penyelesaian yang berlandaskan dialog, penegakan hukum yang adil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan nilai-nilai kemanusiaan. Hal itu diungkapkan usai tragedi pembakaran pesawat AMA oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua. 

"Kepada Pemerintah Republik Indonesia, saya mendesak agar memberikan perhatian yang lebih serius terhadap situasi keamanan di Papua dengan menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Negara harus hadir memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara, menjamin ruang dialog yang aman, menegakkan hukum secara adil, serta memastikan masyarakat Papua dapat bersekolah, bekerja, beribadah, dan menjalanikehidupan dengan rasa aman serta penuh harapan," ujar Komar pada wartawan, Sabtu (4/7/2026).

Komar juga mengajak seluruh pihak yang masih menggunakan kekerasan untuk menghentikan tindakan yang mengorbankan masyarakat maupun aparat.

"Yang lahir dari kekerasan hanyalah penderitaan yang semakin panjang dan hilangnya kesempatan bagi Papua untuk tumbuh dalam kedamaian,” ucapnya.

Ia meminta para tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, pemerintah daerah, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat ruang-ruang dialog yang damai.

"Papua memiliki modal sosial dan budaya yang kuat untuk menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah, saling menghormati, dan semangat persaudaraan. Nilai-nilai tersebut harus terus kita hidupkan sebagai fondasi membangun perdamaian yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Keamanan Syarat Pembangunan

Menurut Komar, keamanan merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan di Papua. Tanpa rasa aman, pendidikan tidak dapat berjalan optimal, pelayanan kesehatan terganggu, kegiatan ekonomi melemah, dan kesejahteraan masyarakat akan semakin sulit diwujudkan.

Sebagai wakil rakyat dari Papua di DPR RI, Komar menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Papua. Ia akan terus mendorong pemerintah menghadirkan penyelesaian konflik secara menyeluruh melalui penegakan hukum yang adil, perlindungan masyarakat sipil, pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, serta pembukaan ruang dialog yang konstruktif, aman, dan bermartabat.

"Papua tidak boleh terus diwariskan sebagai tanah konflik. Yang harus kita wariskan kepada generasi muda Papua adalah kedamaian, keadilan, pendidikan yang berkualitas, kesempatan untuk hidup sejahtera, dan harapan akan masa depan yang baik,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya