Serapan APBD DKI 2013 Rendah, Ahok: Dinas Sudah Nyerah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui penyerapan anggaran dari APBD DKI 2013 tidak dapat mencapai target awal.

oleh Andi Muttya Keteng diperbarui 23 Des 2013, 13:52 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui penyerapan anggaran dari APBD DKI 2013 tidak dapat mencapai target awal, yaitu sekitar 90 persen.

"Saya kira di bawah 90 persen. Karena beberapa dinas sudah nyerah. Cuma bisa nyerap 70 persen," ungkap pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota DKI Jakarta, Senin (23/12/2013).

Meski bgeitu, Ahok menilai hal itu tidak akan menjadi masalah besar, karena pihaknya sudah mengetahui penyebab rendahnya penyerapan anggaran tersebut. Salah satunya, sejumlah kontraktor yang bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam penyelesaian program tidak menunjukkan kualitas kerja yang baik. Penyebab tersebut kemudian akan dicari solusinya agar tidak terulang pada tahun anggaran 2014 mendatang.

"Enggak apa-apa. Kita sudah tahu kenapa, jadi kita perbaiki tahun depan. Saya sudah prediksi, sudah diperkirakan," ujar Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, salah satu solusi penggunaan anggaran yaitu diawasi dengan sistem e-Budgeting. Kemudian, mengenai pengadaan barang atau alat mulai dilakukan dengan e-Catalog agar tidak memakan waktu lama.

Maka, berbagai kekurangan di tahun anggaran 2013 akan dijadikan pelajaran untuk kemudian dibenahi pada penyerapan APBD 2014 nanti. Walaupun tahun ini Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) masih tinggi, menurut dia tidak menjadi kendala.

"Ya enggak apa-apa Silpa. Bukan hilang ini. Nggak apa-apa kok, kita juga nggak bisa tekan. Kita nggak bisa paksakan," jelas Ahok. (Mut)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya