Liputan6.com, Jakarta - Infografis terkait wilayah pesisir utara Jakarta diprediksi bakal dilanda banjir rob. Peristiwa itu diprakirakan terjadi pada periode 14-22 Mei 2026.
Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalisasi dampak terhadap permukiman dan aktivitas masyarakat di wilayah pesisir.
Advertisement
"Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara tetap melakukan penyiagaan dan pengoperasian pompa serta berbagai upaya antisipasi potensi banjir rob," ujar Ika kepada wartawan Selasa 5 Mei 2026.
Ika mengatakan, pada saat ini, terdapat 171 unit pompa stasioner di 56 lokasi wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara yang disiagakan untuk mengantisipasi genangan akibat rob.
Lalu, apa penyebab banjir rob? Ika menjelaskan, penurunan tanah menjadi faktor penyebab meningkatnya potensi banjir rob di Jakarta, sehingga memberikan dampak besar terhadap kondisi lingkungan di Jakarta, khususnya di wilayah pesisir.
"Dalam hal dampaknya terhadap lingkungan, penurunan tanah dapat memperluas daerah genangan banjir karena tidak berfungsinya saluran air akibat timbulnya daerah-daerah cekungan. Hal ini membuat sebuah wilayah menjadi lebih rentan banjir ketika hujan," ucap Ika.
Lantas, kapan selengkapnya warga pesisir utara Jakarta bersiap hadapi banjir rob? Apa langkah antisipasi dan penanganannya? Simak selengkapnya dalam rangkaian Infografis berikut ini: