LKPD Tahun 2024 Pemkab Jember Raih Opini WTP dari BPK, Gus Fawait: Ini Prestasi Seluruh Pihak

Pemerintah Kabupaten Jember berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

oleh Gilar RamdhaniDiterbitkan 28 Mei 2025, 07:28 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Daerah LKPD TA 2024 di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (27/5/2025) siang.

Liputan6.com, Sidoarjo Pemerintah Kabupaten Jember berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

 

 

Bupati Jember Muhammad Fawait menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Daerah LKPD TA 2024 di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (27/5/2025) siang.

Laporan hasil pemeriksaan tersebut diserahkan langsung oleh BPK kepada Bupati Jember, Muhammad Fawait di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa siang (27/5/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Gus Fawait turut didampingi Ketua DPRD Jember Ahmad Halim dan para wakil ketua DPRD, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Jupriono, Kepala Inspektorat Jember Ratno C. Sembodo, dan sejumlah kepala OPD.

Bupati Gus Fawait bersyukur atas capaian Opini WTP yang berhasil diraih berkat kolaborasi semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif.

"Alhamdulillah, Jember mendapatkan penilaian WTP. Ini adalah prestasi seluruh jajaran pemerintah, bukan cuma eksekutif tetapi juga legislatif yang selalu menjalankan fungsinya," kata Gus Fawait.

Bupati Jember Gus Fawait bersama Ketua DPRD Jember Ahmad Halim dan para wakil ketua DPRD, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Jupriono, Kepala Inspektorat Jember Ratno C. Sembodo, dan sejumlah kepala OPD.

Pihaknya berterima kasih lantaran jajaran legislatif senantiasa menjalankan fungsinya sebagai kontrol jajaran eksekutif. Pihaknya berharap kolaborasi itu terus ditingkatkan.

"Semoga catatan-catatan BPK bisa kami penuhi dan kami bisa mendapatkan predikat yang lebih baik tanpa adanya catatan," ungkapnya. 

Dengan demikian, lanjut Gus Fawait, wujud nyatanya adalah kesejahteraan masyarakat Jember.

"Sebab, filosofi pembangunan itu bukan soal penghargaan, melainkan soal pengentasan kemiskinan," tegasnya.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya