Genjot Transaksi Elektronik, Bank DKI Gandeng Gojek

PT Bank Pembangaunan Daerah (BPD) DKI Jakarta bekerja sama dengan Go-Jek untuk menggenjot layanan transaksi non tunai

oleh Zulfi Suhendra diperbarui 08 Nov 2017, 20:45 WIB
Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono (kedua kiri) dan CMO Go-Jek, Piotr Jakubowski (tengah) usai MoU antara Bank DKI dengan Gojek Indonesia, Selasa (7/11). (Liputan6.com/Pool/Budi)

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Pembangaunan Daerah (BPD) DKI Jakarta bekerja sama dengan Go-Jek untuk menggenjot layanan transaksi non tunai. Kerja sama tersebut mencakup interoperabilitas uang elektronik, interkoneksi ekosistem pembayaran dan perluasan channel pembayaran pajak dan retribusi.

Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono dan Chief Marketing Officer GO-JEK Indonesia Piotr Jakubowski di Jakarta (7/11).

Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi menuturkan,kerja sama Bank DKI dengan GO-JEK diharapkan dapat meningkatkan daya tarik JakOne Mobile sehingga dapat meningkatkan jumlah pengguna dan jumlah transaksi dari JakOne Mobile.

“Aplikasi GO-JEK telah di-download lebih dari 55 juta kali, dan telah menghubungkan pengguna dengan lebih dari 400.000 mitra driver, lebih dari 100.000 penjual makanan, serta lebih dari 30.000 penyedia layanan lainnya tentu menjadi potensi untuk turut memasarkan JakOne Mobile,” ujar Kresno dalam keterangannya, Rabu (8/11/2017).

Chief Marketing Officer Go-Jek Piotr Jakubowski menyambut baik kerja sama dengan Bank DKI. Dia mengatakan, sebagai penyedia layanan on demand pihaknya terus berinovasi dan membuka kolaborasi dengan seluruh pihak, termasuk Bank DKI guna memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-harinya.

“Kami berharap penandatangan MoU ini menjadi langkah awal untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Jakarta bertransaksi secara non-tunai sekaligus memperluas penetrasi pengguna layanan non tunai,” tuturnya.

Piotr menambahkan, Go-Jek sendiri telah mendukung pemerintah untuk mempromosikan cashless society lewat layanan dompet elektroniknya, Go-Pay.

Sementara itu, Bank DKI mendorong penerapan transaksi non tunai melalui produk digital bankingnya termasuk JakOne Mobile, aplikasi layanan keuangan yang terdiri dari mobile banking dan mobile wallet yang dapatdipergunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan fitur Scan to Pay di merchant-merchant yang bekerjasama dengan Bank DKI.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya