Diguncang Skandal Pajak, Ronaldo Ingin 'Bertapa' Beberapa Hari

Cristiano Ronaldo tengah menghadapi tudingan penggelapan pajak 2011-14.

oleh Marco Tampubolon diperbarui 26 Jun 2017, 13:01 WIB
Cristiano Ronaldo masih butuh waktu untuk berpikir (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo merasa sangat terganggu atas tudingan penggelapan pajak yang dialamatkan otoritas Spanyol terhadap dirinya. Meski demikian, pemain Real Madrid tersebut tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.

Rekan senegaranya, Luis Campos, mengatakan Ronaldo butuh waktu beberapa hari sebelum membuat keputusan. Menurut pria yang bekerja sebagai direktur olahraga Lille itu, Ronaldo tidak ingin salah langkah menghadapi gempuran media yang telah mengaitkannya dengan sejumlah tim-tim papan atas Eropa.

“Saya tidak tahu. Dia telah mengatakan kepada saya kalau dia butuh waktu beberapa hari lagi untuk berpikir. Ini hal yang normal,” kata Campos saat diwawancarai oleh stasiun televisi Prancis, TF1 seperti dilansir AS.com.

Cristiano Ronaldo saat ini masih berada di Rusia untuk memperkuat timnas Portugal di Piala Konfederasi 2017. Namun pikirannya terganggu setelah sebelumnya, otoritas pajak Spanyol melayangkan gugatan terhadap dirinya. Dia dianggap telah mengemplang pajak senilai 14,7 juta euro pada 2011-20144.

Kasusnya bahkan sudah dilimpahkan ke pengadilan. Rencananya, hakim akan meminta keterangan dari Ronaldo pada akhir Juli mendatang. Bila terbukti bersalah, Ronaldo bisa dikenai hukuman denda hingga kurungan penjara.

Ronaldo belum menyampaikan komentar apapun seputar skandal tersebut. Namun tudingan itu telah memicu spekulasi kepindahan Ronaldo dari Real Madrid. Sejumlah klub seperti Paris Saint Germain (PSG) dan Manchester United bahkan disebut-sebut sudah bersedia menampung pemain 32 tahun itu.

"Situasi di Real Madrid selama beberapa waktu belakangan ini juga tengah meningkat, sehingga dapat dimengerti kalau Cristiano Ronaldo butuh waktu untuk membuat keputusan yang tepat," kata Campos.

"Saya sudah bicara kepada Ronaldo, tapi dia tipe orang yang serius menjalani pekerjaannya. Dia sangat terkejut dengan semua hal terkait pajak tersebut. Dia sangat terpukul dengan itu. Dia harus mengembalikan kembali citranya dan harus melalui waktu yang sangat tangguh karena semua hal ini," beber Campos.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya