Bertemu Jokowi di Istana, SBY Tak Bicara Politik Praktis

SBY mengaku senang dan mengapresiasi undangan Jokowi ke Istana hari ini.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 09 Mar 2017, 13:28 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbincang santai di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/3). Sebelumya, Jokowi dan SBY menggelar pertemuan tertutup di dalam Istana. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, SBY mengaku tidak bicara politik praktis.

Dalam pertemuan dengan Jokowi, SBY memilih memposisikan sebagai mantan presiden.

"Saya lebih mendudukan diri sebagai mantan presdien, beliau sebagai presiden kita. Kita tidak masuk dalam politik yang teknis, yang sangat praktis, karena itu akan mengalir, ada mekanismenya," ujar SBY usai pertemuan dengan Jokowi, Istana Kepresidenan, Kamis (9/3/2017).

"Yang penting kita cocok untuk menyelamatkan negeri ini, negeri pancasila. Saya kira kerja sama politik apapun terbuka," SBY menambahkan.

SBY yang mendapat jamuan minum teh itu mengaku senang dan mengapresiasi undangan Jokowi ke Istana hari ini. Dia berjanji akan selalu hadir dalam setiap undangan dari Istana, demi pembangunan dan masalah negara.

"Saya katakan ke Beliau (Jokowi) kalau undangan yang diberikan Istana beberapa kali hadir dan tidak hadir karena alasan tertentu. Tapi insyaallah saya akan hadir jika ada undangan lagi, saya dengan senang hati hadir. Insyaallah saya akan jadi bagian negara ini," SBY menandaskan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya